Berikan Pelayanan Terbaik, Kospin Sekartama Perketat Protokol Kesehatan

0
402
Sebelum pelaksanaan pengundian hadiah, Kospin Sekartama melakukan rapid tes kepada karyawan dan nasabahnya

Metro Times Kendal – Pandemi Covid-19 yang berdampak pada semua sektor kehidupan belum juga usai. Dampak yang ditimbulkan pandemi sangat terasa di dunia perbankan.

Meski ikut terdampak, Koperasi Simpan Pinjam (Kospin) Sekartama Weleri, tetap berupaya memberikan pelayanan yang terbaik.

Hal ini diungkapkan oleh Humas Kospin Sekartama Weleri, Syamsur Rizal yang mengaku bahwa, Kospin Sekartama tetap memberikan pelayanan terbaik kepada nasabahnya dengan mengedepankan protokol kesehatan untuk semua karyawan dan nasabahnya.

“Pelayanan ini sebagai upaya Kospin Sekartama yang telah berusia 29 tahun, namun tetap ikut terdampak dalam memutus matai rantai penyebaran covid-19,” kata Syamsur Rizal, kamis (22/10/2020).

Pelayanan terbaik dengan mengedepankan protokol kesehatan juga ditunjukkan Kospin Sekartama dalam melaksanakan salah satu progam pengundian hadiah. Progam tersebut dilaksanakan secara daring dan mendatangkan 10 perwakilan dari masing-masing wilayah.

“Selama pandemi, progam undian ini baru pertama kali dilakukan di Kabupaten Kendal. Dan iri dilaksanakan dengan menggunakan protokol kesehatan yang ketat,” ujarnya.

Dikatakan, dalam penerapan protokol kesehatan di Kospin Sekartama, nasabah yang datang langsung disambut oleh petugas untuk dilakukan cek suhu tubuh, dan selanjutnya dilakukan rapid test. Hasilnya bisa diketahui dalam beberapa menit.

“Jika nasabah dinyatakan reaktif, maka nasabah tidak diperbolehkan mengikuti undian, namun langsung dibawa ke ruang khusus untuk menjaga agar tidak berinteraksi dengan nasabah lain,” jelasnya.

Saking ketatnya, lanjut Syamsur Rizal, acara undian Gebyar Pinjaman Lancar (Gempar) dilakukan secara daring dan hanya beberapa perwakilan yang dihadirkan.

“Tempat duduk peserta dan perwakilan yang hadir kami beri jarak satu meter dan diwajibkan menggunakan masker,” imbuhnya.

Salah satu nasabah dari Kabupaten Batang, Kasno usai menjalani rapid test mengaku, awalnya merasa takut. Namun setelah hasilnya negatif dirinya merasa lega.

“Saya awalnya merasa takut jika disuntik jarum, namun ternyata tidak sakit. Rapid test ini bagus, sebab ini mendukung program pemerintah,” ungkapnya.

Sementara untuk undian Gempar dilakukan secara live lewat Instagram, yang disaksikan oleh Dinas Sosial Provinsi Jawa Tengah, Kapolsek Weleri dan Notaris. Puluhan hadiah hiburan disediakan, dengan hadiah utama sebuah sepeda motor.(Gus)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini