- iklan atas berita -

Metro Times (Wonosobo)- Rapat terbatas malam ini di markas komando cabang Banser X-23 wonosobo berlangsung dengan khidmat, pembahasan inti mengenai kondusifitas di Indonesia akhir-akhir ini memang agak hangat. Mulai dari radikalisme,issu PKI,pendemi covid19,dan imbas demo UU Omnibuslaw Ciptakerja masih menjadi momok kenyamanan dimasyarakat.

Ditambah menjelang Pilkada Serentak 9 Desember 2020, Kabupaten Wonosobo Juga ikut “Ndue Gawe”. Maka dengan kondisi dan situasi khususnya Wonosobo saat ini, maka Kasatkorcab Banser X-23 wonosobo Komandan Muhammad Kurniyanto melaksanakan rapat terbatas khusus sabtu(17/10)malam ini.

(17/10) Kasatkorcab Banser Wonosobo Muhammad Kurniyanto memberikan Instruksi darurat kepada Korlap

Rapat tersebut dihadiri wakil ketua Ansor Pac kertek Sahabat Haris, Kasat Protocoler Arga Ramadhan Setyo Nugroho,Kasat Provost X-23 Wakasatkoryon Nanang, Biro komunikasi dan Informasi Angga Surya, Korlap Aden Yuyun Jajaran Instruktur Rifqy Agamsyah serta Unit Cyber Banser Muktafin.

Agenda Nasional terdekat yaitu Hari Santri Nasional, maka plot penugasan dibagi sesuai dengan tupoksi karena seluruh unsur bersatu.Entah nantinya ada apel tahunan HSN atau tidak.

Maka dalam rapat tersebut mekanisme instruksi kepada Komandan se-Kabupaten wonosobo kali ini via elektronik dan diteruskan kepada pasukan di tiap tingkatan.

Tahun-tahun lalu gelar apel pasukan biasanya dilaksanakan di alun-alun Wonosobo. Namun mengingat pendemi maka Gelar apel pasukan ditiadakan.

Kasatkorcab Banser Wonosobo,Muhammad Kurniyanto tahun ini menyiagakan 10.000 pasukan, dari jumlah total pasukan Banser Wonosobo 37.286 personil.

“Kami harus bertindak cepat dan efektif.Karena ini tanggung jawab kami di Banser mengawal NKRI menjaga Ulama, agenda-agenda kedepan sudah menunggu, maka kami akan bertugas dengan hati-hati, professional dan yang utama seluruh pimpinan Banser harus mampu berkoordinasi dengan aparatur negara serta masyarakat.Apalagi penghujung tahun Pilkada sudah menunggu, maka kami berharap seluruh elemen tetap bersatu untuk Wonosbo damai” tutur Kasatkorcab Banser Muhammad Kurniyanto.

“Dalam Pilkada Wonosobo tahun ini hanya ada calon tunggal,sisi pergerakan kotak kosong juga sangat masif serta terstruktur dengan baik di dalam masyarakat, begitupun koalisi calon tunggal. Maka kami akan selalu berprinsip Stabilitator,Dinamisator sinergi dengan POLRI dan TNI untuk mensukseskan hajatan tersebut.” Ujar Sahabat Harris.

Kedepan untuk mencapai cita-cita nasional agar terjaminya keamanan,kenyamanan,dan harmonisasi baik skala lokal maupun nasional, maka Banser Wonosobo tetap mengedepankan protab dalam bertugas serta instrumen yang indah di seluruh tataran masyarakat.(Arr)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini