- iklan atas berita -

Metro Times, (Semarang), Diduga telah berbuat zina dengan istri warganya sendiri, Linuwih, Sekretaris Desa (Sekdes) Batur, Kecamatan Getasan, Kabupaten Semarang dituntut mundur oleh warganya. Bahkan, buntut dari masalah itu, akhirnya digelar Sosialisasi Pengunduran Diri dan atau Pemberhentian Linuwih dari Jabatannya sebagai Sekretaris Desa Batur. Acara itu digelar di Balai Desa Batur, Kamis (6/7/17).

“Dengan telah berbuat tidak senonoh dengan istri orang lain maka hal itu tidak dapat dijadikan contoh perangkat desa yang lain maupun masyarakat. Hal ini sangat tidak benar dan harus ada sanksi tegas diberikan kepada Sekdes Batur. harus di ambil Sanksi tegas terhadap pelakunya, salah satunya harus diberhentikan dari jabatan Sekdes,” kata salah seorang perangkat desa yang enggan disebut namanya.

Ditegaskan pula, jika sampai Jumat (7/7) Sekdes Batur, Linuwih tidak mau mengundurkan diri dari jabatan itu, maka warga akan melakukan demo besar-besaran. dan, intinya kasus ini tidak dapat hanya didiamkan saja, harus ada penyelesaian yang jelas.

Kasus ini mencuat setelah Linuwih (Sekdes Batur) menjalin hubungan perselingkuhan dengan Padatri. dan kasus ini sudah selesai secara kekeluargaan dan dibuktikan dengan adanya surat pernyataan. dalam surat pernyataan itu intinya ada kesanggupan Linuwih untuk membiayai biaya persalinan dan memberi uang susu dan makan buat bayi yang nantinya dilahirkan dari rahim Padatri sebesar Rp.85.000.000.

“Yang jelas kami warga Batur telah secara bulat bersepakat untuk tuk menuntut mundur Sekdes Batur Linuwih dari jabatannya. Jika memang, Linuwih enggan undur diri maka warga akan demo besar-besaran,” ujar Suroso (47) warga Batur Kidul, Desa Baru, Kecamatan Getasan, Kabupaten Semarang.(Dani/Andy)

ads

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini
Captcha verification failed!
Skor pengguna captcha gagal. silahkan hubungi kami!