- iklan atas berita -

MetroTimes(Sidoarjo) Pemeriksaan secara gentar yang di lakukan oleh Duo Kepala Seksi Intelijen (Kasi Intel) Kejari Sidoarjo, Suhartono, SH dengan Kasi Pidana Khusus, LM. Nusrim, SH Kejaksaan Negeri Sidoarjo terkait Proyek APBN hingga kini belum jelas Juntrung nya.

Ketua LSM Masyarakat Anti Pembodohan (MAP), Sidik, meragukan pemeriksaan yang di lakukan oleh Duo tersebut terkait Pembebasan/pengadaan Lahan Perkerataapian Sidoarjo Tulangan Gununggangsir oleh Satker Perkeretaapian Jawa Timur yang saat ini menjadi Balai Teknik Perkeretaapian Jawa Bagian Timur serta pemeriksaan Proyek BBWS Brantas bahwa pihaknya sedang melakukan pubaket terhadap proyek Peningkatan Jaringan Irigasi Saluran Primer Mangetan Kanal Kabupaten Sidoarjo dapat di pastikan “Jalan Di Tempat”.

Terlebih lagi Sidik menyayangkam Stament Kepala Seksi Intelijen (Kasi Intel) Kejari Sidoarjo, Suhartono, SH yang saat itu didampingi Kasi Pidana Khusus, LM. Nusrim, SH ketika dikonfirmasi diruang kerja Kasi Intel, Senin (1/2/2016) kepada Salah Satu Media Nasional yakni Teropong terkait pubaket terhadap proyek “Peningkatan Jaringan Irigasi Saluran Primer Mangetan Kanal Kabupaten Sidoarjo”. beberapa waktu lalu dimana Suhartono mengatakan “Kami turun kelapangan seharusnya salah, karena masih dalam tahap pelaksanaan pekerjaan. Dan menurut informasi yang kami dapat, terhadap pekerjaan ini ada addendum pertambahan waktu dua kali.
“Jadi karena masalah ini masih Pulbaket, jadi kami tidak bisa memberikan keterangan kepada wartawan”, ujar Suharton Kepala Seksi Intelijen (Kasi Intel) Kejari Sidoarjo, Suhartono, SH dengan didampingi Kasi Pidana Khusus, LM. Nusrim, SH ketika dikonfirmasi diruang kerja Kasi Intel kepada Media Teropong.

“Ini lucu kok bisa seorang Jaksa bicara seperti itu, ada apa..?ucap Ketua Lsm MAP tersebut. Kalau memang ada Addendum 2x itu Addendum apa..? Apakah Perpanjangan Waktu..? Kalau benar ada Perpanjang waktu sampai 2x itu dasar hukum nya/landasan apa..? apa ada Pepres yang mengatakan hal itu kalau ada saya mau tau di Pasal Berapa..? Ujarnya dengan nada geram.

Kasi Intel Kejari Sidoarjo, Suhartono
Kasi Intel Kejari Sidoarjo, Suhartono

Lebih lanjut pada saat Mereka turun pertama kali melakukan pemeriksaan di lapangan Kasi Pidsus M Nusrim memanggil Abnur (30) pengawas lapangan dari BBWS Brantas dan menunjukkan pekerjaan pasangan batu yang sedang dikerjakan, tanpa ada pondasi bawah. Pihak pengawas lapangan mengakui jika pemasangan batu dasar plengesengan tidak sesuai.

ads
Kasi Pidsus Kejari Sidoarjo, M. Nusrim
Kasi Pidsus Kejari Sidoarjo, M. Nusrim

Tak lama kemudian, pelaksana Teknis Irigasi Rawa I Sugito yang saat itu juga hadir di lokasi, menjelaskan pekerjaan ini sudah mengalami keterlambatan dan ada pengajuan dari rekanan untuk penambahan waktu, untuk pembayaran sampai saat ini, baru dibayarkan 36 %, karena keterlambatan ini pihak rekanan tentunya akan dikenakan denda berjalan.

Duo Jaksa Kasi Pidsus M.Nusrim dan Kasi Intel Suhartono saat lakukan Tinjauan di Proyek BBWS Brantas bersama Peltek Sugito
Duo Jaksa Kasi Pidsus M.Nusrim dan Kasi Intel Suhartono saat lakukan Tinjauan di Proyek BBWS Brantas bersama Peltek Sugito

Kasi Intel Suhartono dalam keterangannya saat itu menjelaskan, data yang sudah didapatkan baik berupa data adminstrasi proyek maupun temuan di lokasi akan menjadi acuan bagi pihaknya dalam melanjutkan penyelidikan ini.
Tidak hanya kontraktor yang harus bertanggung jawab, akan tetapi pihak BBWS juga harus bertanggung jawab, karena ini uang negara dan harus diselamatkan.

Bahkan mereka mengatakan dalam waktu dekat,Pihak Kejaksaan akan menaikan menjadi penyidikan, karena banyak bukti di lapangan sudah ditemukan, baik data yang didapat dari pihak pengawas proyek maupun bukti fisik yang terlihat langsung di lokasi yang di kutip dari berita (Pojokpitu.com) tanggal 12 January 2016 lalu.

“Kita lihat saja Mas bagaimana Kredibilitas Mereka kedepan nya, kita lihat sampai perjalanan Kasus yang sedang /telah mereka periksa padahal pada saat pemeriksaan kepada media/wartawan mereka sudah gembar-gembor sudah memiliki data dan bukti yang cukup. Saya akan kawal terus sampai selesai ” Janji Sesepuh Salah Satu LSM di Sidoarjo.Bersambung (Jacky)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

The reCAPTCHA verification period has expired. Please reload the page.
Captcha verification failed!
Skor pengguna captcha gagal. silahkan hubungi kami!