Pandemi Covid-19, Pelayanan Pegadaian Meningkat

0
615
- iklan atas berita -

 

Metro Times Kendal – Imbas pandemi covid-19 pada perekonomian masyarakat menyebabkan jasa pegadaian semakin meningkat.

Di Pegadaian Cabang Kendal, banyak masyarakat yang menggadaikan barang berharga miliknya demi memenuhi kebutuhan hidup yang mendesak.

Seperti yang disampaikan Halifah, warga Cepiring yang sedang menggadaikan gelang emas miliknya.

Ia mengaku sering menggadaikan emas miliknya jika ada kebutuhan mendesak. Katanya, pelayanan di pegadaian cukup baik, cepat dan tidak ribet.

ads

“Kalau ada kebutuhan mendesak, Saya menggadaikan emas, karena lebih mudah, syaratnya hanya foto copy KTP,” katanya Halifah, selasa (5/5/2020).

Sementara itu, Kepala Sales Pegadaian Cabang Kendal, Johanes Maryadi mengatakan, di Pegadaian Cabang Kendal, hingga akhir April 2020, jumlah uang yang dipinjamkan kepada masyarakat mencapai Rp 120,047 miliar.

Dibandingkan per akhir April 2019 lalu, jumlah uang yang dipinjamkan kepada masyarakat sebesar Rp. 101,888 miliar. Jumlah itu menunjukkan pada tahun 2020 ini meningkat sekitar Rp 19 miliar.

“Khusus pada tahun 2020 ini, hingga akhir Februari, jumlah uang yang dipinjamkan mencapai Rp 121,1 miliar. Sebelumnya per akhir Maret lalu mencapai Rp 122,14 miliar dan per akhir April turun menjadi Rp 120.047 miliar,” bebernya.

Johanes Maryadi juga menyampaikan, pada bulan April mengalami penurunan, karena bersamaan dengan musim panen, sehingga banyak nasabah yang mengambil barang yang digadaikan.

Kondisi seperti ini juga biasanya dialami ketika menjelang Lebaran. Namun biasanya para nasabah akan kembali menggadaikan barangnya, saat musim tanam dan paska Lebaran.

“Sejak dulu memang trendnya begitu, jika masa panen dan mendekati Lebaran, para nasabah banyak yang mengambil barangnya,” ujarnya.

Adapun jumlah barang yang diterima Pegadaian Cabang Kendal, hingga akhir April 2020 ini tercatat sebanyak 9.681 potong.

Sebelumnya pada akhir Maret lalu jumlah barang yang ada tercatat sebanyak 11.690 potong, dan pada akhir Februari tercatat sebanyak 11.529 potong. Khusus bulan Februari, jumlah barang yang masuk sebanyak 394 potong, sedangkan pada bulan April sebanyak 433 potong.

“Jenis barang yang digadaikan sekitar 80 persen berupa emas, sedangkan barang lainnya berupa laptop, HP, dan kendaraan,” pungkasnya.(Gus)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

The reCAPTCHA verification period has expired. Please reload the page.
Captcha verification failed!
Skor pengguna captcha gagal. silahkan hubungi kami!