- iklan atas berita -

 

 

Metro Times (Magelang) Pelaku perusakan Kantor Nahdliyin Center yang berinisial NA (44), warga Desa Gulon, Kecamatan Salaman, Kabupaten Magelang. berhasil ditangkap oleh kepolisian Polres Magelang Polda Jateng saat pelaku dalam perjalanan pulang ke rumahnya di kawasan Salam, Sabtu petang, kata Kapolres Magelang AKBP Hari Purnomo saat rilis, Minggu (28/10/18).

Kapolres mengatakan, pihaknya menangkap pelaku setelah olah Tempat Kejadian Perkata (TKP), meminta keterangan saksi-saksi dan memeriksa rekaman kamera pengawas (CCTV).

Setelah diperiksa, tersangka mengakui telah melakukan perbuatan perusakan itu dengan cara melempar batu ke arah kantor Nahdliyin Center dan mengenai kaca pintu, pada Jumat (26/10/2018) pagi. NA melakukan perbuatan tersebut seorang diri, dengan cara melempar batu, dan mengendarai sepeda motor,” imbuh Hari.

ads

Tersangka yang sehari-harinya berjualan madu dan buku agama mengaku, marah atas insiden pembakaran Bendera Tauhid beberapa waktu lalu. Lebih celaka, dia mengikuti perkembangan berita tersebut hanya melalui media sosial.

Polisi menyita barang bukti berupa sepeda motor, bongkahan batu, pecahan kaca, jaket, helm, celana. Atas pebuatannya, NA dijerat dengan pasal berlapis yaitu Pasal 410 KUHP tentang Perusakan Gedung, subsider Pasal 406 KUHP tentang Perusakan Barang.

Ancaman hukuman untuk Pasal 410 KUHP 5 tahun penjara, sedangkan Pasal 406 KUHP ancaman hukumannya 2 tahun 8 bulan.

Kepala Yayasan Pangudi Luhur, Bruder Bambang, ketika dihubungi via Whats App membenarkan kejadian yang menimpa salah satu sekolahnya. Dia mengatakan, sebenarnya peristiwa tersebut hanya peristiwa kecil dan pelaku telah ditangkap Polisi.

“Saya prihatin atas pengrusakan sekolah sebagai simbol kemanusiaan. Saya menghimbau, jangan terpancing dengan segala bentuk adu domba dan provokasi apapun. Semoga segera dapat ditangani oleh aparat yang berwenang,” ungkapnya. (Daniel)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini
This site is protected by reCAPTCHA and the Google Privacy Policy and Terms of Service apply.

The reCAPTCHA verification period has expired. Please reload the page.
Captcha verification failed!
Skor pengguna captcha gagal. silahkan hubungi kami!