- iklan atas berita -

Metro Times (Purworejo) Kapolsek Purworejo, Iptu Sukardi, mengungkapkan pihaknya tengah memburu pelaku dugaan penganiayaan disertai todongan senjaata api, yang dilakukan sekelompok orang di sebuah kafe di Purworejo, pada Minggu (29/11/2020), dini hari.

“Kami sedang mencari pelaku,” katanya, kepada Metro Times, sore hari ini.

Menurutnya, proses penyelidikan yang dilakukan ini berdasarkan aduan yang dibuat oleh Warga RT 06 RW 05 Kelurahan Baledono, Ngentak, Kabupaten Purworejo, Andri Budiyanto (29), korban dalam peristiwa ini.

“Iya tadi malam ada (kejadian tersebut,red), terus ditangani sama Kanit Reskrim (Polsek Purworejo) langsung, yang meriksa Kanit Reskrim.

Kendati demikian, Iptu Sukardi, mengatakan, belum dapat mengonfirmasi kebenaran, apakah dalam kejadian tersebut, terdapat senjata api yang digunakan pelaku. Mengenai ciri-ciri dan identitas pelaku, pihaknya juga masih dalam tahap mengumpulkan informasi.

“Kanit Reskrim dari tadi malam puter keliling untuk mencari informasi (pelaku), di TKP” tandasnya.

Iptu Sukardi menegaskan, pihaknya akan memproses kasus ini sesuai dengan prosedur.

“(Kami) sudah melakukan langkah-langkah, pertama untuk korban di periksakan di rumah sakit, kemudian juga mengambil berita acara atau keterangan dari korban dan saksi, namun dari pihak korban dan pelapor belum dapat menunjukan ciri-ciri (pelaku). Langkah kita sudah sesuai prosedur dan SOP,” katanya.

Diberitakan sebelumnya, dugaan penganiayaan disertai todongan pistol/senjata api (Senpi) terjadi di sebuah Kafe yang berada di Kabupaten Purworejo, Minggu (29/11/2020), dini hari ini.

Identitas korban, adalah Andri Budiyanto (29), Warga RT 06 RW 05 Kelurahan Baledono, Ngentak, Kabupaten Purworejo, yang menjadi korban dalam peristiwa tersebut, saat ini masih dalam kondisi terluka akibat penganiayaan yang dilakukan oleh sekelompok orang.

Menurut keterangan korban, kronologi kejadian berawal saat Ia dan istri, serta temanya mampir di sebuah kafe di Purworejo. Disana korban melihat sejumlah orang yang Ia kenal sebelumnya, sedang berduduk santai. Tanpa disangka, saat korban menghampirinya, orang tersebut justru mendorong dan memukul korban.

“Saya dari acara ulang tahun temen mampir ke tempat Kafe Londo saya dateng saya salaman sama temen-temen, disitu ada Mbak Endah sama Anom, saya salaman, tahu-tahu saya didorong sama Anom, karena didorong saya mbales dorongan, akhirnya Anom memukul saya, ada temen (teman Anom) dari dalem keluar megangin saya dan ada yang menodongkan senjata api ke kepala saya,” kata Andri, saat diwawancarai Metro Times.

Korban menyebutkan, pemukulan dilakukan oleh orang yang bernama Anom, berserta teman-temanya. Namun saat ditanya nama lengkap pelaku, korban mengaku tidak mengetahuinya, begitu juga dengan alamat pelaku. Kendati demikian, korban menyebutkan ciri-cirinya.

“Ciri-cirinya (postur tubuh Anom,red), tinggi, besar, putih,” katanya.

“kalo (yang menodongkan senjata api, ciri-cirinya,red) orangnya gemuk dan hitam, ada brewoknya sedikit,” tambah Andri.(dnl/shp)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini