- iklan atas berita -

 

Metro Times (Magelang) Puluhan rumah di Dua Desa di Kecamatan Windusari Kabupaten Magelang diterjang angin puting beliung disertai hujan lebat, akibat peristiwa itu, genteng dan asbes serta seng rumah warga rusak dihantam angin tersebut

Sedikitnya 15 rumah dan 1 pondok pesantren di Dusun Pringapus, Desa Candisari dan Dusun Tinjumoyo, Desa Umbulsari Kecamatan Windusari rusak dihajar angin puting beliung, Senin (21/1) Sore.

Dari keterangan Tito Kadus setempat menjelaskan, perstiwa itu terjadi pada Senin sore sekitar pukul 14.40 WIB, angin kencang disertai hujan itu tiba-tiba menghantam dua Desa tersebut, akibatnya genteng dan asbes serta seng rumah warga pada berterbangan terkena angin, namun dari kejadian itu tidak ada korban jiwa.

ads

“Tiba-tiba muncul angin puting beliung disertai hujan lebat itu menyapu genteng, seng serta asbes rumah warga, tanaman cabe dan batu bata yang masih mentah milik waga juga hancur, serta tungku pembakaran batu batanya ikut roboh. Ada 15¬† rumah dan 1 pondok pesantren yang rusak, kesemuanya hanya rusak sedang,” kata Tito.

Sementara itu, Kabit Kedaruratan BPBD Kabupaten Magelang, Supranowo mengungkapkan, angin puting beliung itu terjadi di Dua Desa di Kecamatan Windusari pada Senin sore sekitar pukul 14.40 WIB.

Sedikitnya 15 rumah dan 1 pondok pesantren rusak pada bagian atap rumah, pihaknya bersama TNI-POLRI serta relawan dari FPRB langsung terjun kelapangan membantu memperbaikin atap rumah warga serta membersihkan puing-puing kayu dan genteng yang rusak.

“Hanya rusak sedang dibagian atap, gentengnya pada berterbangan dan mlorot karena terbawa angin kencang, beruntung tidak ada korban jiwa, namun kerugian diperkirakan puluhan juta,” ungkap Supranowo saat dikonfirmasi metrotimes melalui Hendphone genggamnya, Senin (21/1) malam.

Lebih lanjut dikatakan Supranowo, selain genteng yang rusak, ada juga asbes dan seng serta tanaman cabe milik warga yang ikut rusak, sementara bantuan logistic sudah dikirim ke lokasi.

Kami menghimbau kepada masyarakat yang berada di daerah rawan bencana longsor agar tetap waspada dan tanggap bencana, mengingat wilayah Magelang diperkirakan masih terus diguyur hujan untuk beberapa hari kedepan. (Daniel)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

The reCAPTCHA verification period has expired. Please reload the page.
Captcha verification failed!
Skor pengguna captcha gagal. silahkan hubungi kami!