- iklan atas berita -
MetrotimesNews, Sorong – Menyikapi keluhan DPRD Kabupaten Sorong, atas tertundanya sidang LKPJ Bupati Malak yang telah menyudahi tugas kerja sebagai bupati Kabupaten Sorong periode 2012 -2017, dimana Stepanus malak tidak menghadiri sidang dewan untuk menyampaikan laporan LKPJ, mantan bupati Malak memberikan keterangan pers usai menghadiri Hut Ke 50 Kabupaten Sorong yang digadang acara seremonial upacara hut di alun-alun – Aimas, selasa (14/6).
Dalam keterangan Pers, Stepanus Malak mengatakan bukan tidak mau menghadiri sidang dewan atas LKPJ Bupati, tapi harus menunggu hasil audit BPK dulu, dalam minggu ini akan turun hasil audit BPK. “Saya sampaikan hasil kerja dewan periode ini, tidak jelas. Kerjanya hanya ngomong doang dan jalan – jalan ke Jakarta.
Kinerja DPRD Kabupaten Sorong dengan Pemerintah Kabupaten Sorong tidak pernah singkron pada masa tugas dewan periode ini, saya pertanyakan kinerja dewan akhir – akhir ini, masa bawa linggis periksa infrastruktur jalan, itu bukan tugas dewan, ungkap Malak.
“Saya ingin rekomendasi Kinerja DPRD Kabupaten Sorong dapat diperiksa BPK, tugas dewan hanya Bintek ke Jakarta atau hanya  jalan – jalan” ujarnya.
Disinggung adanya rumor, dimana ada  beberapa proyek fiktif di Kabupaten Sorong, Stepanus malak membantah, itu kalau ada, kan ada ranah BPK memeriksanya, Jadi jangan asal bicara.
Ia berpesan kepada awak media untuk berani menulis, kinerja dewan DPRD Kabupaten Sorong yang tidak beres alias KJ yang kerjanya hanya menghambur – hambur kan uang rakyat, serta BPK dapat turun memeriksa dewan apa dan bagaimana kinerjanya selama ini, imbuh Stepanus Malak. (Hp)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

The reCAPTCHA verification period has expired. Please reload the page.
Captcha verification failed!
Skor pengguna captcha gagal. silahkan hubungi kami!