Tak Hanya Diminta Menyuguhkan Informasi, Bawaslu juga Ajak Media Massa Awasi Pilkada Kendal

0
323
- iklan atas berita -

Metro Times Kendal – Sebagai bagian dari pilar demokrasi, pers yang memiliki peran besar dalam melakukan sosialisasikan dan memiliki peran pengawasan berlangsungnya Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) diminta untuk memberikan informasi yang benar dan berimbang.

Hali ini disampaikan Ketua Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Kendal, Odelia Ami Wardayani saat membuka Rapat Kerja Teknis Bawaslu Kendal bersama media massa dengan tema Antisipasi Pelanggaran Media Massa pada Pilkada Kendal tahun 2020 di Hotel Sae Inn Kendal, jumat (16/10/2020).

“Dengan duduk bareng bersama pers, kami berharap informasi yang benar dan berimbang serta jauh dari pelanggaran pemilu bisa didapatkan masyarakat,” kata Odelia.

Selaku Ketua Bawaslu Kendal, dirinya juga berharap agar media massa senantiasa mendukung kinerja Bawaslu dalam melakukan pengawasan berlangsungnya pilkada Kendal, agar berjalan sesuai peraturan.

Rakernis Bawaslu bersama media massa juga dihadiri Dinas Kominfo Kendal dan Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kendal sebagai narasumber. Acara yang diikuti puluhan wartawan Pokja Kendal dan admin medsos di Kendal, juga dihadiri oleh Gerakan Rakyat Mengawasi (Garasi) Kendal.

Sekretaris Dinas Komunikasi dan Informasi (Kominfo) Kendal, Rini Utami mengatakan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kendal terus melakukan sosialisasi kepada masyarakat demi suksesnya Pilkada Kendal tahun 2020.

“Sosialisasi ini sangat penting untuk meningkatkan partisipasi masyarakat di Pilkada Kendal. Selain itu, Pemkab Kendal juga terus bersinergi dengan KPU, Bawaslu, Polres Kendal dan Kodim Kendal demi suksesnya Pilkada Kendal,” ungkapnya.

Rini meminta kepada media massa agar terus memberikan informasi kepada masyarakat dan turut mendukung pengawasan berlangsungnya pilkada yang adil, jujur dan bermartabat. “Untuk para admin medsos saya minta bisa turut membantu memberikan informasi yang positif dan bisa memfilter informasi yang bersifat hoax dan sara,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua PWI Kendal, Rosyid Ridho mengatakan, untuk mengantisipasi pelanggaran media massa pada pemilihan bupati dan Wakil Bupati Kendal, dia meminta kepada semua wartawan Pokja Kendal agar lebih berhati-hati dalam menulis berita.

Menurutnya, media massa berperan penting dalam menjaga kualitas demokrasi sepanjang perhelatan pemilihan kepala daerah (pilkada) serentak yang digelar tahun ini.

“Untuk mewujudkan pilkada berkualitas, peran media sangat dibutuhkan. Pers harus memastikan bahwa pilkada betul-betul menjadi instrumen untuk mewujudkan negara demokratis dan memenuhi asas langsung, umum, bebas, rahasia, jujur, dan adil,” terangnya.(Gus)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini