Metro Times Kendal – Badan Intelijen Negara Daerah (Binda) Jawa Tengah, jumat (14/01/2022), kembali menyelenggarakan vaksinasi massal anak atau pelajar usia 6-11 tahun dan masyarakat secara door to door di 5 wilayah yakni Kabupaten Kendal, Brebes, Pekalongan, Wonogiri dan Banjanegara dengan target peserta sebanyak 6.400 orang.

Sekitar 465 nakes dilibatkan dalam kegiatan vaksinasi yang diselenggarakan Binda jateng pada hari ini. Untuk jenis vaksin yang dipergunakan masih sama yaitu jenis sinovac yang telah mendapatkan ijin dari BPOM. Sementara untuk masyarakat secara door to door menggunakan vaksin yang tersedia dari Dinas Kesehatan.

Kabinda Jateng melalui Kabag Ops Binda Jateng, Isworo saat meninjau pelaksanaan vaksinasi di SDIT Fawatihul Husna Pegandon menyampaikan, vaksinasi di Kendal menargetkan 1.000 anak.

Dikatakan Isworo, vaksinasi anak usia 6 – 11 tahun sangat diperlukan mengingat anak juga rentan tertular virus corona. Dukungan orang tua dan seluruh pihak seperti guru sangat diperlukan untuk suksesnya pelaksanaan vaksinasi.

“Kami berharap orang tua siswa semakin memahami pentingnya vaksinasi untuk anak mereka ditengah pandemi saat ini,” kata Isworo.

Dia menyampaikan, vaksinasi door to door masih menjadi strategi binda dalam pelaksanaan vaksinasi kepada masyarakat. Vaksinasi warga secara door to door selama ini telah terbukti meningkatkan partisipasi warga yang akan divaksin. “Selain mendirikan sentra vaksinasi, Binda Jateng bersama dengan tenaga Kesehatan juga melakukan jemput bola door to door kepada warga yang tidak hadir ke sentra vaksinasi,” terangnya.

Menurutnya, konsep door to door ini, sangat membantu warga terutama yang memiliki keterbatasan menuju ke sentra-sentra vaksin.

Pada hari sebelumnya binda jateng telah melaksanakan pencanangan atau launcing vaksin booster untuk masyarakat di Kota Semarang, Wonosobo, Banjarnegara dan Pekalongan.

Kedepan binda jateng akan kembali melaksanakan vaksinasi Booster dengan sasaran kelompok lanjut usia dan kelompok rentan. “Seluruh kegiatan vaksinasi ini bertujuan untuk mendukung kebijakan pemerintah menciptakan kekebalan kelompok (herd immunity) sehingga masyarakat dapat tahan terhadap virus covid 19 yang terus bermutasi.

“Kami menghimbau masyarakat yang telah divaksin tetap menerapkan protokol kesehatan dengan selalu menggunakan masker setiap melakukan aktivitas, mencuci tangan dan menjaga jarak,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala SDIT Fawatihul Husna, Khafidzin mengatakan, sebanyak 412 anak didiknya mulai dari kelas 1 hingga kelas 6 mengikuti vaksinasi yang digelar di halaman SDIT Fawatihul Husna Pegandon. “Kami berharap dengan vaksinasi ini anak-anak kami tambah sehat dan proses kegiatan belajar mengajar serta semua kegiatan kembali normal,” katanya.(ar)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini