Metro Times (Purworejo) Akademi Kebidanan (Akbid) Bhakti Putra Bangsa (BPB) Purworejo berubah bentuk dan nama menjadi Institut Teknologi Bisnis dan Kesehatan Bhakti Putra Bangsa Indonesia (IBISA). Dengan perubahan itu, kampus yang semula hanya menyelenggarakan 1 program studi (Prodi), kini bertambah menjadi 4 program studi.

Peresmian IBISA secara simbolis ditandai dengan pemukulan gong dan potong tumpeng oleh Kepala LLDIKTI Wilayah VI Jawa Tengah Bhimo Widyo Andoko SH MH, bersamaan dengan acara Wisuda Prodi D3 Kebidanan Angkatan XI dan Sumpah Tenaga Kesehatan Tahun 2022 di Gedung Graha Bhakti Nusantara kampus setempat, Sabtu (22/1). Dalam kesempatan itu juga dilakukan Pelantikan Rektor dan Wakil Rektor IBISA periode tahun 2021-2025. Ketua Yayasan BPB, Sarwoko SAg SKep Ns MKes, menetapkan Nurma Ika Zuliyanti SST MKes sebagai Rektor, Tri Puspa Kusumaningsih SST MKes sebagai Wakil Rektor I, dan Fetty Chandra Wulandari SST MKes sebagai Wakil Rektor II.

Hadir antara lain Wakil Bupati Purworejo Yuli Astuti SH, Kabid SDK Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Jawa Tengah Riptieni Tri Lutiarsi SKM MKes, Jajaran Forkopimda Purworejo, perwakilan Dinkes Kabupaten Purworejo, Ketua IBI Kabupaten Purworejo, Ketua beserta Pengurus Yayasan BPB, para pimpinan perguruan tinggi dan rumah sakit di Kabupaten Purworejo.

Rektor IBISA dalam pidatonya menyampaikan bahwa perubahan AKBID menjadi IBISA tertuang dalam Surat Keputusan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia tanggal 29 September 2021 Nomor 433/E/O/2021. Selain D3 Kebidanan, perubahan juga diikuti penambahan 3 Prodi baru, yakni S1 Informatika, S1 Bisnis Digital, dan S1 Sains Data. Selanjutnya IBISA mengangkat brand dengan jargon Inovatif, Berjiwa Muda, Intrapreneurship, Smart Adaptif.

“Kami sangat bersyukur dan bangga atas terwujudnya Ibisa. Tentunya ini juga tidak lepas dari dukungan berbagai pihak sehingga kami ucapkan terima kasih yang setulus-tulusnya,” kata Nurma Ika Zuliyanti.

Menurutnya, wisuda D3 Prodi Kebidanan tahun akademik 2020/2021 ini diikuti angkatan terakhir mahasiswa AKBID, tetapi menjadi angkatan pertama dengan status IBISA. Dari 22 wisudawati, terdapat 5 orang berpredikat Dengan Pujian dan 17 orang lulus dengan predikat Sangat Memuaskan.

“Semoga alumni D3 Kebidanan IBISA dapat menjadi bidan yang profesional, handal, dan berkompeten,” ungkapnya.

Kepala LLDIKTI Wilayah VI Jawa Tengah memberikan apresiasi atas terwujudnya IBISA. Pihaknya berharap, IBISA dapat bersungguh-sungguh merealisasikan visi yang telah dirumuskan, yakni menjadi perguruan tinggi bermutu yang berwawasan kewirausahaan di tingkat regional pada tahun 2032.

“Saya secara khusus menggarisbawahi bahwa kata berwawasan kewirausahaan ini dapat dimaknai sebagai suatu kesiapan dari lulusan Ibisa dalam menjawab tantangan global ke depan,” terangnya.

“Perguruan tinggi dituntut untuk membekali mahasiswanya dengan berbagai kompetensi dan keahlian yang implementatif di dunia kerja. Kompetensi inilah yang menjadikan lulusan kita berkualitas dan berdaya saing tinggi,” imbuhnya menandaskan.

Hal senada disampaikan Wakil Bupati Purworejo Yuli Hastuti. Dengan perubahan bentuk dan nama, diharapkan Ibisa memiliki jangkauan yang lebih luas, baik dari sisi disiplin ilmu maupun jangkauan teritorialnya.

“Saya melihat, perguruan tinggi yang semula bernama Akbid Bhakti Putra Bangsa Purworejo ini mengalami perkembangan yang sangat pesat dari waktu ke waktu, yang tentunya tidak terlepas dari kemampuan manajerial para pemimpinnya,” ungkapnya.

Kepada para wisudawati, Yuli Hastuti menegaskan bahwa negara memang berkewajiban menyediakan lapangan kerja bagi setiap warga negara. Namun, kita mesti juga memahami bahwa ternyata saat ini terjadi ketidakseimbangan antara angkatan kerja dan dunia kerja.

“Situasi ini hendaknya jangan dijadikan sebagai kendala, melainkan tantangan luar biasa yang mesti dihadapi bersama. Apalagi bidan merupakan profesi yang sangat dibutuhkan, sehingga tinggal bagaimana Saudara menunjukkan kemampuan dan kualitas dalam berkompetisi di dunia kerja. Buktikan bahwa lulusan perguruan tinggi Bhakti Putra Bangsa mampu bersaing dan memberi warna dalam berkiprah di masyarakat luas,” tegasnya. (Adv/22)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini