METRO TIMES ( Ambon ) TNI Angkatan Laut. Berdasarkan data dari Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (Kemenkes RI), secara umum angka kesembuhan pasien Covid-19 meningkat dan kasus terkonfirmasi Virus Corona di Indonesia cenderung menurun. Akan tetapi hal ini tidak menyurutkan jajaran Pangkalan Utama TNI Angkatan Laut IX (Lantamal IX) Ambon, untuk melaksanakan serbuan vaksinasi dosis primer lengkap dan booster di beberapa daerah yang menjadi wilayah kerjanya. Salah satunya di Posko Covid-19 Rumah Sakit TNI AL (Rumkital) dr. F. X. Suhardjo komplek Lantamal IX Halong, Baguala, kota Ambon. Selasa (22/03/2022)

Komandan Lantamal IX (Danlantamal IX) Ambon Brigadir Jenderal TNI (Mar) Said Latuconsina, M.M., M.T., menyampaikan bahwa Lantamal IX Ambon akan terus melaksanakan vaksinasi baik booster maupun dosis pertama dan kedua, meskipun status Pandemi Covid-19 akan beralih ke era Endemi, dan status PPKM level 3 di wilayah Ambon turun ke level 2.

“Tetap disiplin terapkan protokol kesehatan dan segera vaksin agar cepat beradaptasi diri dengan tatanan kehidupan normal baru”, tutur Danlantamal IX.

Vaksinasi yang dilaksanakan Lantamal IX dan jajarannya merupakan perintah harian Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Yudo Margono yakni, jadilah contoh dan teladan dalam mendukung upaya percepatan penanganan wabah Covid-19, serta cepat beradaptasi diri terhadap tatanan kehidupan normal baru di kalangan TNI AL.

Di sela-sela kesibukannya berdinas, tampak personel militer Lantamal IX menyempatkan waktu untuk mendapatkan suntikan booster, beserta rombongan ibu-ibu rumah tangga yang singgah di Posko Covid-19 untuk mendaftarkan diri menerima vaksin dosis lanjutan.

Melibatkan tujuh orang tenaga kesehatan dari Rumkital dr. F. X. Suhardjo, tim vaksinator menyediakan vaksin jenis Pfizer untuk dosis lanjutan dengan target 50 dosis. Vaksin Sinovac dan AstraZeneca juga disiapkan bagi peserta vaksin yang belum melaksanakan suntikan dosis pertama ataupun kedua.

Selama proses pelaksanaan vaksinasi yang digelar, selalu menerapkan protokol kesehatan dengan ketat, dan sampai dengan berakhirnya pelaksanaan vaksinasi tidak ditemukan kejadian ikutan pasca imunisasi.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini