Metro Times (Purworejo) Mengatasi kelangkaan minyak yang terjadi di Purworejo, CV Sido Rahayu menggandeng PT Sinarmas Agribusiness and Food atau PT Smart tbk serta Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Perdagangan Din KUKMP menggelar operasi pasar, Selasa (15/3) di Pasar Kutoarjo. Operasi pasar tersebut menyasar para pedagang yang berjualan di Pasar Kutoarjo.

Nanda dari Din KUKMP menjelaskan bahwa operasi pasar tersebut digelar agar harga minyak di pasaran dapat segera kembali normal dan dengan stok yang cukup. Tidak lagi kekurangan,” terang Nanda saat ditemui di sela-sela kegiatan.

Lebih lanjut dikatakannya, pembagian minyak curah yang dilakukan di Pasar Kutoarjo ini sudah diatur sedemikian rupa sehingga tidak terjadi kerumunan, tidak berebut dan merata ke seluruh pedagang. “Operasi pasar yang kami lakukan selama ini menyasar segmen pedagang, UMKM dan masyarakat secara langsung. Untuk para pedagang yang ingin membeli minyak ini sudah dilakukan pendataan by name, by adress sehingga potensi rebutan atau bahkan ricuh dapat dihindari. Termasuk penerapan protokol kesehatan saat kegiatan berlangsung. Untuk pedagang yang mendapat antrian berjumlah 105,” tambahnya.

Sementara itu, pemilik CV Sido Rahayu, Hengki Purbowahono menjelaskan bahwa pihaknya memiliki komitmen untuk membantu pemerintah menangani kelangkaan minyak. Upaya yang dilakukan adalah dengan menggandeng PT Sinarmas atau PT Smart tbk. “Total minyak yang dibagikan di Pasar Kutoarjo ini sebanyak 5 ton minyak curah. Pedagang dapat membeli dengan harga Rp 10.800 dan dapat menjual lagi ke konsumen dengan disesuaikan harga eceran tertinggi (HET) sebesar Rp 12.900,” terangnya.

Hengki menambahkan, kegiatan operasi pasar ini merupakan yang kedua kalinya di laksanakan setelah sebelumnya dilaksankan di Pasar Purworejo beberapa waktu lalu. Rencananya akan kembali dilaksanakan di Pasar Kaliboto dan Pasar Grabag masing-masing satu tangki dengan kapasitas sebanyak 5.000 liter dalam waktu dekat ini. Kegiatan operasi pasar akan terus digelar hingga harga minyak di pasaran kembali stabil,” tambahnya.

Seperti harapan seluruh masyarakat Purworejo, pihaknya juga berharap agar stok dan harga minyak goreng dapat segera normal sehingga masyarakat tidak lagi kesulitan. (dnl)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini