- iklan atas berita -

Metro Times (Semarang) Bedah buku tulisan Ketua Umum PKB, Dr (HC) Abdul Muhaimin Iskandar MSi yang berjudul Mandatory Kesejahteraan “Konstitusi dan Mandat Negara” sukses digelar di Ruang Teater Fakultas Kedokteran Unwahas, Kamis (6/6/2024). Buku yang mengupas peta usaha untuk mempertegas keberhasilan pembangunan tidak membutuhkan banyak waktu dan melenceng dari cita-cita mandat konstitusi.

“Hari ini kita ingin melakukan evaluasi terhadap peran agama yang tidak kalah penting dalam proses kemajuan bangsa. Karena agama islam merupakan agama mayoritas di Indonesia, sehingga nilai spiritual dan keimanan bisa menjadi penopang kemajuan bangsa,” terang Abdul Muhaimin Iskandar usai seminar Bedah Buku kepada awak media.

Menurut Gus Muhaimin sapaan akrab Abdul Muhaimin Iskandar, kesejahteraan bangsa Indonesia masih jauh seperti yang diharapkan. Karena Negara Indonesia kaya akan sumber daya alam, jika dikelola dengan baik akan memberikan kesejahteraan kepada rakyat.

“Tiga syarat saja, kepemimpinan yang konsisten terhadap konstitusi. Kedua, keadilan yang diterapkan hukum keadilan sosial dan yang ketiga keterlibatan pemimpin,” tuturnya.

ads

Menanggapi buku tersebut, Ketua Lembaga Perekonomian Nahdatul Ulama (LPNU) Jateng 2014-2018, Dr. Dr. Ir. H. Ady Setiawan, SH MH MM MT mengatakan, buku ini sangat konsen terhadap kesejahteraan masyarakat. Buku ini juga mengaplikasikan grand teori negara kesejahteraan sosial maupun ekonomi.

“Gagasan dan ide penulis bahwa pembangunan ekonomi harus selaras dengan pembangunan sosial dan etika spiritual. Jadi konsep negara sejahtera itu sosial, ekonomi dan spiritual,” ujar Mas Wawan panggilan akrab Ady Setiawan.

Menurut Dosen Kebijakan Publik MTKP ITS Surabaya itu, laju pertumbuhan ekonomi Kota Semarang yang masih jauh dari harapan sehingga buku ini bisa menginspirasi untuk meningkatkan pemerataan pendapatan. Sehingga laju pertumbuhan ekonomi di Kota Semarang tidak hanya dinikmati segelintir orang, pengusaha dan UMKM juga perlu mendapatkan bagian itu.

“Saya berharap dengan adanya pemerataan pendapatan itu maka warga Kota Semarang menjadi sejahtera, guyub, maju dan unggul (Gumuyu),” harap Bakal Calon Wakil Walikota Semarang ini. (af)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini
This site is protected by reCAPTCHA and the Google Privacy Policy and Terms of Service apply.

The reCAPTCHA verification period has expired. Please reload the page.
Captcha verification failed!
Skor pengguna captcha gagal. silahkan hubungi kami!