Metro Times (Purworejo) Sebanyak 14 stand yang menyuguhkan aneka hidangan, baik menu ringan maupun berat, memenuhi trotoar yang berada di depan Joglo Mitra Kinasih, Jalan Jenderal Sudirman Purworejo, Jumat (22/4) sore. Pemilik stand merupakan pelaku UMKM dari berbagai kecamatan yang bergabung sebagai pendengar setia Radio Komunitas Mitra FM Purworejo atau Mitra Mania.

Festival Takjil ini memang terasa berbeda dibandingkan dengan penjualan takjil umumnya. Cukup banyak variasi pilihan makanan yang bisa dipilih. Selain itu, di sela-sela memilih menu, warga dihibur dengan musik dari sponsor yang terlibat.

Ketua Pokja Radio Mitra FM selaku panitia kegiatan, Patria Viveriyanto, menyebut Festival Takjil digelar selama tiga hari, sejak Rabu (20/4) hingga Jumat (22/4). Gelaran tahun ini menjadi kali kelima.

“Dua tahun kemarin tidak kita gelar karena situasi pandemi belum kondusif,” sebutnya, Jumat (22/4).

Dijelaskan, Festival Takjil digelar bareng koperasi modern CU Angudilaras dan Kantor Pemasaran Bersama Clasis Purworejo. Karena itu, sebagian peserta yang terlibat merupakan pelaku UMKM binaan dari CU Angudilara.

“Selain untuk mempermudah umat muslim mendapatkan takjil buka puasa, Festival Takjil tahun ini sekaligus menjadi upaya kami untuk membantu UMKM untuk bangkit setelah cukup lama terdampak serius pandemi Covid-19,” jelasnya.

Pendiri Pendiri sekaligus Pimpinan Radio Mitra FM, Pdt Lukas Eko Sukoco, mengungkapkan bahwa Mitra FM merupakan radio berbasis komunitas. Kendati cukup lekat dengan agama, hal itu tidak membatasi hubungan antarpenggemarnya. Terbukti ada banyak ragam kegiatan yang digelar radio dan mampu memberikan ruang khusus untuk berinteraksi, di luar kegiatan festival takjil.

“Tahun sebelumnya saat sebelum pandemi, Festival Takjil juga diikuti warga lintas agama. Jadi lewat kegiatan seperti kami juga ingin menjaga kerukunan antarumat beragama,” ungkapnya.

“Tahun ini kegiatan kita rangkai dengan Festival Kartini Cilik karena kebetulan Hari Kartini bertepatan dengan Bulan Ramadan,” imbuhnya.

Menurutnya, Mitra Mania yang terlibat dalam kegiatan ini cukup antusias. Hal itu terlihat dari banyaknya ragam kuliner yang disajikan. Mulai dari hidangan khas berbuka puasa hingga cemilan khas lebaran.

Harga yang terjangkau, lanjutnya, juga menjadikan tingginya antusias pembeli.

“Para pelaku UMKM ini kita fasilitasi tempat secara gratis. Selain jenis kulinernya yang variatif, harganya juga terjangkau. Bahkan, ini makin kreatif karena pembeli bisa pesan berbagai kue untuk keperluan lebaran,” terangnya. (dnl)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini