Metro Times (Purworejo) Sebanyak 19 personel pemadam kebakaran (Damkar) Kabupaten Purworejo dinyatakan lulus Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) Pemadaman dan Penyelamatan Tingkat 1 di Pusdiklat Penanggulangan Kebakaran dan Penyelematan Provinsi DKI Jakarta, belum lama ini. Dari jumlah itu, satu personel berhasil mendapatkan nilai memuaskan dan meraih peringkat 3.

Kepala Satpol Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran (Satpol PP Damkar) Kabupaten Purworejo, Hariyono SSos MSi, saat dikonfirmasi menyebut Diklat berlangsung efektif selama 5 hari, mulai 28 Maret hingga 1 April 2022.

“Alhamdulillah, 19 personel dari Kabupaten Purworejo dinyatakan lulus semua,” sebutnya, Rabu (6/4).

Sementara Kasi Damkar, Rubino, mengatakan bahwa Diklat diikuti sekitar 131 peserta delegasi instansi pemerintah daerah dan swasta se-Indonesia. Selama 5 hari seluruh peserta medapatkan berbagai materi, baik teori maupun praktik, dengan total alokasi waktu 45 jam pelatihan. Beberapa materi di antaranya yakni, teori api, Alat Pemadam Api Ringan (APAR), keselamatan petugas, peralatan kebakaran di unit mobil pompa, formasi regu hidran, serta formasi regu dan pola pemadaman. Peserta juga dibekali tentang medical first responder, sitem proteksi kebakaran pada bangunan, breathing apparatus, serta Pengendalian kebakaran hutan dan lahan.

“Dalam Diklat tingkat 1 ini personel dibekali kemampuan dasar secara lengkap sehingga ketika terjun di lapangan dipastikan akan mampu menguasai situasi dan menjalankan tugasnya dengan baik,” jelasnya.

Selama menjalani Diklat, lanjut Rubino, peserta asal Kabupaten Purworejo terbagi dalam beberapa pleton yang disusun oleh Pusdiklat dan menyatu dengan peserta dari berbagai daerah. Pihaknya mengaku bangga karena seluruh delegasi Purworejo dapat menunjukkan performa terbaiknya. Terlebih, salah satu personel atas nama Fais Farefsi meraih peringkat 3 dengan nilai terbaik di pletonnya dan menerima penghargaan saat upacara penutupan Diklat.

“Ini menjadi motivasi bagi kita bahwa SDM dari Kabupaten Purworejo tidak kalah bersaing dengan daerah lain,” ungkapnya.

Lebih lanjut disampaikan bahwa saat ini Bidang Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan di Satpol PP Damkar Purworejo memiliki sekitar 44 personel. Dari jumlah itu, tinggal sekitar 8 personel yang belum menjalani dan memiliki sertifikat Diklat Tingkat 1. Pihaknya komitmen untuk terus berupaya meningkatkan kompetensi personel dengan mengikutkan Diklat-Diklat sesuai dengan arahan pusat.

“Bagi yang belum, rencananya bulan Mei 2022 mendatang akan kita ikutkan, baik secara mandiri maupun pemerintah,” terangnya.

Menurut Rubino, Diklat penting diikuti untuk memastikan kompetensi personel. Apalagi, tugas dan tuntutan mereka kian kompleks seiring meningkatnya potensi kebakaran dan penyelamatan.

“Di luar kepemadamanan, teman-teman ini juga sering melayani permintaan atau laporan masyarakat, seperti operasi tangkap tawon, ular, serta evakuasi pohon roboh di jalan raya dan rumah warga,” tandasnya. (dnl)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini