MetroTimes (Surabaya) — Komando Pembinaan Doktrin, Pendidikan dan Latihan TNI AL (Kodiklatal) dalam mendidik prajurit TNI AL, selalu berusaha menghasilkan output prajurit -prajurit yang bermoral, profesional dan berani, Demikian salah satu poin pembekalan Dankodiklatal Laksamana Madya TNI Nurhidayat kepada siswa Pendidikan Pertama Perwira (Dikmapa) TNI AL Angkatan XXVIII Korps Elektronika dan Suplai bertempat di Aula Pusdiklek Kesatrian Kodiklatal Bumimoro Surabaya, Senin, (10/1/2022).

Menurut Dankodiklatal bahwa bermoral yakni prajurit harus memiliki kualitas personel yang sensitif, humanistik, peduli pada manusia dan masyarakat dan Profesional yaitu memiliki penguasaan keilmuan atau keahlian (Expertise), Jiwa Korsa (Corpotatennes), Etika dan tanggung jawab (Etic and Responbility). Sementara pengertian berani yaitu prajurit harus mermiliki karakter berani menghadapi dan menciptakan perubahan dalam arti positif dan berani mengambil keputusan serta berani menghadapi resiko meskipun hal itu mengnacam jiwa raga.

Selain itu, Dankodiklatal juga menyampaikan peran dan tugas TNI AL berdasarkan pasal 9 Undang-Undang Nomor 34 Tahun 2004, yakni Tugas TNI AL antarala lain, bidang Pertahanan, menegakkan hukum dan menjaga keamanan di wilayah laut yuridiksi nasional sesuai ketentuan hukum Internasional yang telah diratifikasi dan melaksanakan diplomasi Angkatan Laut.

Siswa Dikmapa Angkatan XXVIII Korps Elektronika dan Suplai yang mendapat pencerahan ini sedang menempuh pendidikan di Pusdik yang berada dibawah Komando Pendidikan Dukungan Umum (Kodikdukum) Kodiklatal, kedua Pusdik tersebut yakni, Pusat Pendidikan Elektronika (Pusdiklek) bagi siswa Korps Elektronika dan Pusat Pendidikan Bantuan Administrasi (Pusdikbanmin) untuk Korps Suplai.

Laksdya Nurhidayat juga menyampailan mengenai pola pendidikan perwira TNI AL sesuai Perkasal 65/IX/2008 tanggal 4 September disebutkan bahwa Perwira TNI AL berasal dari AAL, Dikmapa dan Diktukpa. Sementara itu, pendidikan selanjutnya yang akan diikuti siswa Dikmapa ini adalah Dikspespa merupakan Pendidikan pengembangan Spesialisasi yang belajar pada tataran teknis. Setelah Dikspespa para perwira akan melanjutkan Pendidikan Lanjutan Perwira (Diklapa) yang merupakan Pendidikan Pengembangan Umum (Dikbangum) belajar pada tataran taktis. Pendidikan selanjutnya adalah Sekolah Staf Komando (Sesko) yang juga merupakan Dikbangum dan belajar pada tataran strategis agkatan. Sedangkan pendidikan terakhir adalah Dikbangum Sesko TNI belajar pada tataran strategi Pertahanan dan Keamanan Negara (Hankamneg).

Hadir dalam pembekalan tersebut Direktur Pendidikan Kodiklatal Laksma TNI Ali Triswanto, S.E., M.Si, Dirjianbang Laksma TNI Dafit Santoso, Dirum Kodiklatal Laksma TNI Gatot Hariyanto, Dankodikdukum Laksma TNI Budi Raharjo, Danpusdiklek dan Komandan Pusdikbanmin. (nald)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini