- iklan atas berita -

METRO TIMES ( Ambon ) TNI Angkatan Laut. Kebersihan laut dan pesisir pantai yang berada di Provinsi Maluku, khususnya di Pulau Ambon sudah menjadi fokus utama Pemerintah dan seluruh stakeholder dalam kurun waktu belakangan ini. Terlebih bagi TNI dalam hal ini TNI Darat, Laut dan Udara.

Oleh karenanya, sangat diperlukan kerjasama yang solid dan keseriusan bukan hanya dari aparat tapi juga dari seluruh lapisan masyarakat dalam menjaga kebersihan laut dan pesisir pantai, sehingga pembersihan laut dan pesisir pantai benar-benar efektif dan efisien.

Perhatian dan kepedulian akan kebersihan dan keindahan pesisir pantai Teluk Ambon agar bersih dari sampah, dilakukan oleh prajurit Lantamal IX Ambon melalui karya bhakti bekerjasama dengan personel gabungan TNI AD dan TNI AU serta masyarakat sekitar Pantai Pesisir Teluk Ambon, Maluku. Sabtu (24/09/2022)

Alhasil, kegiatan pembersihan pantai yang melibatkan sekitar 250 orang tersebut dapat mengumpulkan kurang lebih 64 kantong besar sampah organik dan sampah non organik yang dibuang di pantai.

Bertindak selaku Koordinator Acara kegiatan Karya Bhakti pembersihan pantai, Paban Ren Puantahwiltas Spotmar Lantamal IX Letkol Laut (E) Iwan Kusuma, M.M., menyampaikan, “Kegiatan karya bhakti pada pagi hari ini adalah merupakan rangkaian kegiatan menjelang HUT Ke-77 TNI, dimana sebelumnya kita juga sudah melaksanakan pembersihan di tempat-tempat ibadah yang ada di kota Ambon dan TMP Kapahaha”, tutur Letkol Iwan Kusuma.

ads

Kegiatan ini bertujuan selain untuk menjalin kerjasama, soliditas dan kemanunggalan antara TNI dengan masyarakat, juga sebagai wujud kebersamaan untuk menciptakan lingkungan yang bersih, indah dan sehat. Serta membentuk pola pikir dan perilaku masyarakat kota Ambon dan sekitarnya untuk tidak membuang sampah ke laut. Karena laut merupakan sumber kehidupan bagi masyarakat kota Ambon khususnya dan masyarakat Maluku pada umumnya.

Dalam kesempatan yang berbeda, Danlantamal IX Ambon Brigjen TNI (Mar) Said Latuconsina, M.M., M.T., menuturkan bahwa ekosistem yang ada di laut akan rusak jika kita tidak menjaga dan membuang sampah sembarangan.

“Saya selaku Danlantamal IX, mengajak seluruh lapisan masyarakat, mari kita bersama-sama menjaga kebersihan lingkungan sekitar kita. Hal ini sebagai upaya untuk melestarikan alam dan ekosistem agar tidak rusak”, tutur Brigjen Said Latuconsina.

“Karena dengan membuang sampah ke laut maupun sepanjang garis pantai, khususnya sampah yang proses penguraiannya membutuhkan waktu yang sangat panjang, seperti kaleng, sterefoam, plastik dan sejenisnya”, tambah beliau.

Danlantamal IX juga berharap kegiatan ini menjadi contoh dan pelopor bagi masyarakat untuk bahu membahu dan dengan kesadaran tinggi peduli untuk tidak membuang sampah sembarangan terutama ke laut.

“Laut harus kita jaga untuk kelangsungan hidup anak cucu kita ke depan. Kepedulian harus kita mulai dari lingkungan tempat tinggal masing-masing maupun tempat bekerja. Kegiatan bersama ini tidak hanya berhenti setelah kegiatan ini berakhir, tetapi menjadi momentum bagi kita semua untuk bertekad menjaga laut dan pantai, agar tetap bersih dan sehat dengan tidak menjadikannya sebagai tempat sampah raksasa,” harap Danlantamal IX.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini
This site is protected by reCAPTCHA and the Google Privacy Policy and Terms of Service apply.

The reCAPTCHA verification period has expired. Please reload the page.
Captcha verification failed!
Skor pengguna captcha gagal. silahkan hubungi kami!