- iklan atas berita -

Metro Times (Semarang) Dinas Pendidikan Kota Semarang mendorong pengurus Komite Sekolah agar satuan pendidikan (Satpen) di lingkungannya dipacu untuk menyiapkan diri menjadi sekolah penggerak.

Plt Kepala Dinas Pendidikan Kota Semarang Drs. Kartika Hedi Aji, M.Si mengatakan, untuk mewujudkan satpen menjadi sekolah penggerak memang tidak mudah, persiapan yang dilakukan harus matang dan sungguh-sungguh.

“Selain itu, persiapan tidak bisa dijalankan sendirian, tetapi harus dilakukan secara bersama-sama oleh berbagai pihak, karena itu kolaborasi menjadi salah satu kunci yang harus ditempuh,” kata Hedi Aji.

Hedi Aji mengatakan hal itu saat menyampaikan sambutan dalam kegiatan Up Grading Komite Sekolah bertema; “Peran Serta Masyarakat Dalam Implementasi Kurikulum Merdeka SD, SMP, SMA, SMK Kota Semarang,” yang diselenggarakan Dewan Pendidikan Kota Semarang (DPKS) di aula Gedung Moh Ikhsan komplek Balaikota Semarang, Jum’at (11/11)

Menurutnya, jumlah sekolah penggerak di kota Semarang mulai dari tingkat dasar dan menengah masih terbatas, karena itu dalam upaya meningkatkan kualitas dan mutu pendidikan perlu diambil langkah-langkah terobosan sekaligus untuk meningkatkan jumlah sekolah penggerak.

Sehingga, lanjutnya, jumlah sekolah penggerak di kota Semarang akan terus bertambah. Untuk mengakslerasi program ini, maka sekolah-sekolah penggerak diharapkan melakukan sharing dengan satpen-satpen terdekat agar terpacu dan berhasil menjadi sekolah penggerak

Dia menambahkan, diharapkan pengurus komite sekolah di lingkungan sekolah penggerak ikut mendorong kepala sekolahnya agar aktif melakukan sharing ke satpen-satpen terdekat.

Ketua Dewan Pendidikan Kota Semarang (DPKS) Dr Drs Budiyanto SH, M.Hum mengatakan, melalui Up Grading ini diharapkan komite sekolah semakin tergugah semangatnya untuk turut serta berperan dalam mendorong realisasi program Implementasi kurikulum merdeka (IKM) di seluruh satpen.

Selain itu, ujarnya juga turut berpartisipasi mewujudkan sekolah penggerak yang diawali dengan pengembangan dan penguatan pembelajaran secara holistik, mencakup; kompetensi (Literasi dan numerasi) dan pembentukan karakter peserta didik menuju profil pelajar pancasila.

“Kami sampaikan terima kasih kepada komite sekolah yang setelah kegiatan ini akan langsung bergerak berkoordinasi dengan pimpinan satpen untuk menjalankan harapan Plt Walikota Semarang dan Plt Kepala Dinas Pendidikan Kota Semarang,” ujarnya. (af).

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini