- iklan atas berita -

Metro Times (Kendal) Partai Persatuan Pembangunan (PPP) mendorong para kadernya untuk aktif bermasyarakat. Selain itu, juga menguasai teknologi informasi. “Saya selalu mengajak pada kader PPP dan umumnya seluruh masyarakat untuk selalu aktif di semua bidang,” kata anggota Komisi B DPRD Jawa Tengah, dr. Hj. Sholehah Kurniawati.

Sholehah menyampaikan hal itu saat melaksanakan Sosialisasi Penguatan Demokrasi Daerah di Aldila Resto, Kendal, Selasa (17/1).

Sebab, menurutnya aktifitas bermasyarakat merupakan bagian dari bentuk masyarakat yang sadar pentingnya demokrasi.
“Lebih bagus kalau bisa aktif terlibat dalam pembuatan posko, posyandu dan kegiatan sosial lainnya,” ujarnya.

Sebagai wakil rakyat dari PPP, Sholehah mengajak para generasi muda, terlebih dari kalangan kaum milenial untuk melek media. Sejalan dengan tema kegiatan tersebut, ‘Peran Teknologi Informasi Sosial Media dan Tantangan dalam Demokrasi.

Tidak hanya itu, pihaknya juga mendorong para kader PPP untuk kreatif dalam menggelar kegiatan yang bermanfaat bagi masyarakat seperti pelatihan Beauty Class, fotografi, jurnalistik, desain grafis, dan sebagainya.

Menurutnya, adanya berbagai pelatihan tersebut bisa semakin mendekatkan partai dengan konstituen, juga bisa berdampak pada naiknya jumlah kursi legislatif di setiap  daerah pemilihan (Dapil).

“Dengan adanya sosialisasi ini, saya berharap bisa mendongkrak perolehan suara dan menambah kursi legislatif, baik di provinsi maupun daerah pada pemilu tahun 2024 mendatang,” harapnya.

Sementara itu, Ketua  Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PPP Kabupaten Kendal, Abdul Syukur mengatakan, masyarakat juga butuh kegiatan sosialisasi penguatan demokrasi daerah. Sebab, para narasumber bisa memberikan edukasi tentang politik.

Masyarakat akan semakin sadar tujuan berpolitik dan bagaimana etika politik yang baik. Sebab, tidak semua masyarakat mau bergabung dan mengikuti sekolah partai, “Acara semacam ini bisa menjadi momen agar masyarakat sadar politik, dan mau terlibat aktif mengawal demokrasi dengan bergabung bersama PPP,” ujarnya.

Adapun peserta Sosialisasi Penguatan Demokrasi Daerah berasal dari organisasi massa (Ormas) yang merupakan badan otonom (Banom) PPP. Selain di PPP, para kader juga aktif dalam kegiatan keagamaan di masyarakat maupun Nahdlatul Ulama (NU) serta banomnya.

“Semoga pada pemilu 2024 mendatang, PPP bisa menambah kursi legislatif, baik tingkat kabupaten, provinsi maupun pusat,” harapnya. (af).

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini