- iklan atas berita -

Metro Times (Purworejo) Sebuah honda vario dan mobil truk dump baku hantam dalam sebuah kecelakaan yang terjadi di Jl.Jogja-Purworejo pada Senin (1/7). Satu orang meninggal dunia dan seorang balita pun belum sadarkan diri akibat insiden kecelakaan tersebut.

Korban meninggal diketahui atas nama Said Budi Utomo warga Desa Demangan Kecamatan Sambi Kabupaten Boyolali. Ia mengalami luka serta pendarahan yang cukup serius pada bagian kepala, yang diduga akibat benturan hebat pada peristiwa tersebut.

Kepala Unit Penegakan Hukum Sat Lantas Polres Purworejo, Iptu Boby Nugraha menerangkan, kecelakaan itu terjadi di Jl Raya Jogja-Purworejo, depan SD Negeri Popongan Kecamatan Banyuurip sekitar pukul 08.00 WIB. Korban pagi itu dalam perjalanan dari Boyolali menuju Kutoarjo Purworejo.

“Korban ini warga Boyolali naik sepeda motor menuju Kutoarjo dengan membonceng istri dan dua anaknya. Saat melintas di TKP dia terlibat kecelakaan dengan truk dum,” katanya.

Dia mengutarakan, korban diketahui meninggal di Rumah Sakit Umum Daerah atau RSUD Tjitro Warjojo. Akibat kecelakaan itu istri dan dua anak korban pun mengalami luka-luka yang saat ini masih dirawat di Rumah Sakit Amanat Umat Purworejo.

ads

“Istri korban atas nama Septi Rahayu (40), anaknya Mursidan Muhammad (5) dan akan yang kedua Putri Aprilia (3). Istri dan anak pertama tadi posisinya sadar dan bisa diajak komunikasi, sedangkan anak kedua atas nama Putri Aprilia belum sadarkan diri,” sebut Boby.

Ia menjelaskan, kecelakaan itu bermula saat korban yang bergerak dari arah Jogja hendak mendahului kendaraan roda dua yang berada di depanya. Selanjutnya dari arah utara truk dump melintas dengan kecepatan sedang. Kondisi arus lalu lintas yang tidak memungkingkan pagi itu membuat kecelakaan tak terelakan.

“Korban dengan motornya melaju dengan kecepatan 60 km/jam bermaksud mendahului kendaraan roda dua di depanya. Motor vario bergerak ke kanan hingga keluar dari garis marka dan bertabrakan dengan Mobil truk dump yang melintas dari arah utara,” katanya.

Boby menyebutkan, setelah sempat di bawa ke rumah sakit jenazah korban siang ini sudah dibawa ke rumah duka di Boyolali. Sedangkan istri dan dua anaknya masih menjalani perawatan di rumah sakit Purworejo.

“Korban di sini ada keluarganya, istrinya kan orang sini. Mereka tinggal di Boyolali dan berangkat ke Purworejo untuk menghadiri acara keluarga, acara selametan seribu hari keluarganya kalau tidak salah,” imbuhnya.

Pasca kecelakaan itu Polisi sudah mengamankan pengemudi truk bernomor plat AA 1781 FA yang diketahui atas nama Maisaroh (46). Sat Lantas juga menyita kendaraan yang terlibat dalam kecelakaan itu.

“Kita doakan semoga istri dan dua anak korban selamat. Saat ini masih dirawat di rumah sakit, mudah-mudahan kesehatanya segera membaik,” kata dia.

Ia pun mengimbau warga untuk tidak mengedaraan kendaraan roda dua jika hendak melakukan perjalanan jarak jauh. Agar lebih aman dan nyaman disarankan agar memanfaat kendaraan umum.

“Untuk perjalanan jauh diatas tiga jam kendaraan roda dua sangat tidak direkomendasikan. Terlalu berisiko, kendaraan umum kini sudah banyak, ada bus, kereta api kan lebih nyaman dan aman,” pungkasnya.(dnl)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini
This site is protected by reCAPTCHA and the Google Privacy Policy and Terms of Service apply.

The reCAPTCHA verification period has expired. Please reload the page.
Captcha verification failed!
Skor pengguna captcha gagal. silahkan hubungi kami!