METRO TIMES ( Ambon ) KMHDI Kesatuan Mahasiswa Hindu-dharma Indonesia”, membangun tali persaudaraan antar umat beragama di kota Ambon/Maluku dengan cara melakukan, penjagaan keamanan, dan ketertiban bersama dalam menjalankan Solat Idul Fitri.

Pimpinan Cabang KMHDI bersama dengan Sekretaris Cabang KMHDI kota Ambon berpartisipasi, atau ikut serta dalam melakukan penaganan keamanan bersama TNI-POLRI Kota Ambon/Maluku. Pada Solat Idul Fitri 1 Syawal 1443 H, di Kawasan Masjid Al-Fatah Ambon.(Senin 02/April/2022).

Ketua KMHDI kota Ambon Provinsi Maluku Gunawan tasijawa, Mengatakan bahwa, merawat dan membangun tali persaudaraan antar umat beragama adalah sangat penting yang mesti dilakukan oleh setiap kami yang beragama.

Dengan memiliki rasa persaudaraan itulah, ketua KMHDI mengatakan bahwa, Slogan orang Maluku harus lebih di kembangkan, dan ditingkatkan dengan sombong “Ale rasa beta rasa” atau “potong dikuku, rasa di daging” hal ini merupakan semboyan orang Maluku yang harus diteruskan, dan diangkat secara bersama oleh Generasi-Generasi baru, Tegasnya.

Sekretaris KMHDI David waemese, mengatakan bahwa, “kami selaku Generasi penerus Agama Hindu tetap Menjaga toleransi antar umat beragama dan saling menghargai sesama, serta membangun semangat persaudaraan, dan kepedulian yang kokoh secara bersama.

Dikatakannya juga bahwa, KMHDI mempunyai fungsi, dan peranan penting dalam meningkatkan, dan melestarikan Adat-budaya Orang Maluku yang memiliki sebuah simbolis yang kokoh/kuat, seperti “Ale rasa Beta Rasa” atau ” potong dikuku rasa di daging. Jelasnya.

KMHDI tetap mempertahankan semangat persaudaraan, dan Toleransi yang kokoh, demi menjaga kenyamanan dan keamanan masyarakat Maluku, baik itu Ras, Suku, Golongan, budaya dan Agama, dalam mempertahankan, dan meningkatkan kedamaian dan perdamaian di Maluku. ( AMEL. L. MT)

1 KOMENTAR

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini