MetroTimes (Surabaya) —  Komando Pembinaan Doktrin, Pendidikan dan Latihan TNI AL (Kodiklatal) menempa kemampuan renang laut seluruh prajurit siswanya di Pantai Tanjung Jangkar, Situbondo, Selasa (11/01). Mereka dituntut untuk mampu melaksanakan renang laut minimal sejauh 1.000 meter.

Prajurit siswa yang ditempa renang laut tersebut, terdiri dari Prajurit Siswa Pusat Pendidikan Infanteri (Pusdikif) Komando Pendidikan Marinir (Kodikmar), Siswa Pusat Pendidikan Polisi Militer Angkatan Laut (Pusdikpomal) serta siswa Sekolah Khusus Kesehatan (Sesuskes) Pusat Pendidikan Kesehatan (Pusdikkes) Komando Pendidikan Dukungan Umum (Kodikdukum). Mereka melaksanakan latihan praktek (Lattek) renang laut direncanakan selama lima hari.

Dalam materi renang laut ini, prajurit siswa dilatih untuk mempersiapkan fisiknya secara prima, diawali dengan senam “Perahu Oleng” diharapkan saat siswa melaksanakan renang tidak mengalami keram. Seluruh prajurit matra laut wajib memiliki kemampuan renang di laut. Khususnya prajurit TNI AL korps Marinir wilayah Tanjung Jangkar, Kabupaten Situbondo merupakan tempat latihan dasar sehingga setiap marinir harus merasakan renang laut di tempat ini.

Namun bagi prajurit non marinir, tidak selamanya menempuh latihan renang laut di Pantai Tanjung Jangkar, Situbondo sehingga Korps Kesehatan dan Pomal khususnya Dikmaba APM XLI Ta. 2021 ini mempunyai kebanggaan tersendiri bisa mengikuti Pendidikan Komando bersama rekan-rekannya dari Korps Marinir. Dalam penugasan nanti, mereka tidak hanya berdinas di pangkalan dan KRI saja, akan tetapi tidak menutup kemungkinan bertugas di Batalyon Kesehatan maupun di Batalyon di jajaran Korps Marinir.

Usai melaksanakan Lattek Renang Laut, prajurit siswa Kodikmar akan melanjutkan kegiatan latihan di Situbondo dalam Pendidikan Komando, sedangkan siswa Pusdikpomal dan Pusdikkes akan kembali ke Kodiklatal Surabaya. (nald)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini