- iklan atas berita -

Metro Times (Purworejo) Setelah menghadiri pertemuan bersama Tim Kampanye Daerah (TKD), parti Koalisi Indonesia Maju relawan serta generasi millienial, calon wakil presiden nomor urut 2, Gibran Rakabuming Raka pada Rabu (24/1/2024) sowan menemui para kyai serta santri di pondok pesantren Asy-syarof Desa Jatiwangsan, Kemiri, Purworejo.

Dalam kunjungan itu, Gibran disambut dengan bacaan yasin serta doa dari Jama’ah Yasinan di pondok pesantren tersebut.

Dalam sambutan singkatnya, Pengasuh Pondok Pesantren Asy-syarof, K.H Nur Syamsudan mengatakan jika pasangan Prabowo-Gibran menang pada Pemilu serentak 14 Februari 2024 nanti maka Indonesia akan tentram, rakyat makmur karena tanah di negeri ini sangat subur.

“Derek mas Gibran mugi barokah. Nderek Mbak Maemun Zubaer mugo barokah. Prabowo-gibran menang Indonesia gemah ripah loh jinawi,” kata Syamsudin pada acara tersebut.

Gemah ripah loh jinawi merupakan terminologi bahasa Jawa yang berarti tentram dan makmur serta sangat subur tanahnya. Dahilu, ungkapan ini menjadi semboyan bagi negeri Indonesia.

ads

Menutup sambutanya, K.H Nur Syamsudin melantunkan Sholawat seraya berdoa untuk pasangan Prabowo-Gibran menang pada Pilpres nanti.

Pada kesempatan yang sama, K. H Subro Malisi dari Jama’ah Yasinan Wonosobo mengemukakan hasil istikharah Jama’ah Yasinan, Prabowo dan Gibran disebut memegang obor. Dia meyakini hal itu sebagai pertanda bahwa pasangan ini yang akan menjadi pemimpin di negeri ini.

Kyai Subro pun berharap dengan obor yang dipegang Prabowo-Gibran Indonesia kedepan akan cerah. Didamping Gibran, Prabowo diharapkan mampu melanjutkan program Presiden Joko Widodo.

“Mugi kanthi oncor (obor) puniko saget menyinari Indonesia, dan nanti siap melanjutkan program Pak Jokowi yang belum terlaksana,” ucap Kyai Subro.

Gibran dalam kegiatan itu berharap para kyai serta santri harap kyai mengawal program dana abadi pensantren. Ia pun berharap melalui dana tersebut seluruh pondok pesantren berkembang.

“Kami ini para santri lebih maju lagi serta mampu menjawab tantangan zaman. Kami ingin santri pintar masalah eko syariah, pintar dalam hal perbankan sariah dan lain sebagainya,” sebut Gibran.

Menurutnya, selain pandai dalam ilmu agama para santri harus mampu memenuhi kebutuhan industri yang terus berkembang.

“Saya cuma mohon didoakan saja semoga bisa lancar semua,” pungkasnya.(dnl)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

The reCAPTCHA verification period has expired. Please reload the page.
Captcha verification failed!
Skor pengguna captcha gagal. silahkan hubungi kami!