Metro Times (Purworejo) Pemerintah Kabupaten Purworejo dalam waktu dekat akan menggelar seleksi terbuka untuk pengisian 5 posisi Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama yang kosong tahun 2022. Hal itu disampaikan Sekretaris Daerah Drs Said Romadhon dalam Acara Sosialisasi Seleksi JPT Pratama di Ruang Arahiwang, Senin (25/04/2022).

Acara sosialisasi dihadiri oleh sejumlah penjabat di lingkungan sekda antara lain Asisten Administrasi dan Umum drg Nancy Megawati Hadi Susilo MM, Inspektur yang juga sebagai Sekretaris Panitia Seleksi (Pansel) Drs R Achmad Kurniawan Kadir MPA, Kepala BKPSDM Fitri Edhy Nugroho SE MM, dan para pegawai yang telah memenuhi kriteria untuk mengikuti seleksi.

Sekda Said Romadhon dalm sambutannya meminta supaya pegawai yang memenuhi syarat dapat mengikuti seleksi tersebut. Dirinya mengatakan, Seleksi JPT merupakan kesempatan untuk para pegawai untuk menguji kompetensinya sehingga nantinya akan mampu mencari kekurangan diri sekaligus menjadi koreksi bagi setiap pegawai.

Menurutnya, seleksi terbuka ini dapat diikuti tidak hanya lingkup Kabupaten Purworejo namun hingga lingkup Provinsi Jawa Tengah. “Pada seleksi kali ini kemungkinan dan saya harapkan untuk dapat diikuti lebih banyak peserta. Tak menutup kemungkinan para Kepala Sekolah yang telah memenuhi syarat juga akan mengikuti seleksi ini. Yang jelas semakin banyak semakin baik karena akan semakin banyak potensi yang tergali,” katanya.

Sementara itu Fitri Edhi Nugroho menjelaskan terdapat beberapa hal yang baru dalam seleksi nanti. Diantaranya dengan diterapkanya dua opsi test menggunakan komputer dan test secara manual. Hal ini untuk dapat mengakomodir seluruh peserta dengan berbagai potensi diri yang tidak sama, tanpa menghilangkan atau mengurangi isi dan esensinya.

“Seleksi kali dibuka untuk jabatan Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan dan SDM, Kepala Dinas Komunikasi Informatika Statistik dan Persandian (Kominfostasandi), Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol), Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Perikanan (LHP), serta Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP),” terangnya. (dnl)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini