- iklan atas berita -

METRO TIMES ( Masohi ) Sidang lanjutan perkara korupsi dana bantuan operasional sekolah (BOS) pada Dinas Pendidikan Kabupaten Maluku Tengah tahun 2020-2022 kembali digelar.

Sidang agenda pembacaan tuntutan terhadap mantan operator tim manajemen dana BOS itu diketuai majelis hakim Rahmat Selang dan hakim anggota; Paris Edward Nadeak serta Herry Anto Simanjuntak.
Menuntut terdakwa Fritzs Lucas Sopacua 4 tahun penjara dan denda sebesar Rp200 juta subsidair pidana kurungan pengganti selama 6 tahun,” kata JPU Junita Sahetapy di Pengadilan Tipikor pada Pengadilan Negeri Ambon, Rabu (31/1/2024).

JPU dalam tuntutannya menegaskan terdakwa Fritsz melanggar Pasal 2 ayat (1) Jo. Pasal 18 ayat (1), ayat (2) dan ayat (3) Undang-undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah diubah dan ditambah dengan Undang-undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Perubahan Undang-undang Nomor 31 tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi Jo. Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP sebagaimana dalam dakwaan primair JPU.

Usai pembacaan tuntutan, sidang ditunda dan akan dilanjutkan pada 7 Februari 2024 dengan agenda pembacaan nota pembelaan atau pledooi oleh penasihat hukum terdakwa.

Sebelumnya dalam perkara yang sama, JPU menuntut Askam Tuasikal 8 tahun penjara. Tuntutan terhadap mantan kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Malteng ini dibacakan JPU di Pengadilan Tipikor Ambon, Kamis (11/1/2024).

ads

Eks kepala Dinas Pendapatan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (PPKAD) Malteng bergelar profesor bidang akuntansi ini terjerat pidana korupsi dana BOS tahun anggaran 2020-2022 pada Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Malteng.

Terdakwa Askam juga wajib membayar denda sebesar Rp600 juta subsidair 6 bulan kurungan dan membayar uang pengganti Rp1.823.914.179, subsidair 4 tahun penjara.( PENA)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

The reCAPTCHA verification period has expired. Please reload the page.
Captcha verification failed!
Skor pengguna captcha gagal. silahkan hubungi kami!