- iklan atas berita -

Metro Times (Purworejo) Petugas Pemutahiran Data Pemilih atau Pantarlih di Kabupaten Purworejo melakukan coklit hingga kekuburan. Hal itu dilakukan demi memastikan bahwa calon pemilih benar-benar sudah meninggal dunia sehingga KPU yakin untuk menghapus yang bersangkutan dari daftar pemilih.

Kegiatan pencoklitan tersebut diabadikan dalam bentuk video reels Instagram ruang komedi KPU Purworejo. Video itu dibuat pada kegiatan coklit di Desa Smawung Daleman, Kecamatan Kutoarjo.

“Ini mengandung pesan kepada masyarakat juga untuk teman-teman Pantarlih bahwa kita harus benar-benar memastikan masyarakat yang sudah punya hak memilih bisa menyalurkan hak suaranya ke TPS. Sebaliknya bagi pemilih yang sudah meninggal harus kita hapus dari daftar sehingga saat pencoblosan namanya tidak lagi masuk dalam DPT,” kata Komisioner KPU Purworejo, Suwardiyo, Selasa (9/6).

Suwardiyo mengutarakan, hingga minggu kedua masa kerja Pantarlih, progres pencocokan dan penelitian (Coklit) data pemilih di Purworejo sudah mencapai 79,7 persen. Daftar nama yang sudah tercoklit saat ini sudah mencapai 493.917 pemilih. Sedangkan yang belum tercoklit sekitar 125.729 pemilih.

Menurutnya masih ada waktu hingga 24 Juli mendatang, namun dia berharap pada minggu ketiga tahapan coklit di lapangan selesai. Sisa waktu yang tersedia bisa dimanfaatkan untuk penyempurnaan hasil coklit yang dilaksanakan petugas Pantarlih.

ads

“Siapa Tau masih ada yang belum tercoklit. Kalau jauh sebelum tanggal 24 bisa selesai, sisa waktu yang tersedia bisa kita gunakan untuk penyempurnaan,” ucap Suwardiyo.

Ia bersyukur sejauh ini proses Coklit berjalan lancar dan petugas tidak ada yang berhalangan atau pun dilakukan pergantian. Pihaknya berharap seluruh petugas pantarlih sehat dan 100 persen utuh hingga tahapan Coklit usai.

“Untuk progres perkecamatan, Kecamatan Kemiri paling tinggi mencapai 94,4 persen. Terendah kecamatan Bagelen yang 45 persen. Kami optimis bisa selesai pada minggu ketiga,” imbuhnya.(dnl)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini
This site is protected by reCAPTCHA and the Google Privacy Policy and Terms of Service apply.

The reCAPTCHA verification period has expired. Please reload the page.
Captcha verification failed!
Skor pengguna captcha gagal. silahkan hubungi kami!