- iklan atas berita -

Metro Times (Purworejo) Pemilik Homestay dan pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah di Desa Somongari Kecamatan Kaligesing Purworejo mendapat pelatihan desa wisata dari Luvtrip. Kegiatan yang dilaksanakan pada 23 Juni 2024 itu berfokus pada entrepreneurship, komunikasi publik, serta standarisasi homestay.

Pelatihan ini bertujuan meningkatkan daya saing dan kualitas layanan, mendukung pengembangan komunitas berkelanjutan melalui prinsip ESG, dan memajukan ekonomi lokal.

Selain pemilik Homestay dan pelaku UMKM kegiatan ini juga mengikutsertakan kelompok sadar wisata WR. Supratman Desa Wisata Somongari.

Dalam siaran pers yabg diterima Metrotime, Sabtu (29/6), disebutkan program ini merupakan bagian dari inkubasi pengembangan bisnis yang berpijak pada sustainability development yang juga mencakup aspek environmental, social, and governance (ESG).

Program ini merupakan kolaborasi dari Luvtrip dengan Kelompok Sadar Wisata se-Jawa Tengah, yang didukung penuh oleh PT Sinergi Multi Lestarindo Tbk.

ads

Kegiatan pelatihan dirancang untuk memberikan pengetahuan dasar yang kuat dalam bidang komunikasi publik dan kewirausahaan kepada para peserta. Diikuti oleh kurang lebih 30 peserta, pelatihan ini juga menekankan pentingnya standarisasi pengelolaan homestay untuk meningkatkan daya tarik dan kualitas layanan kepada wisatawan.

Penyelenggara berharap, dengan pengetahuan dan keterampilan yang diperoleh, peserta lebih siap dalam menghadapi persaingan pasar dan meningkatkan kualitas layanan mereka.

Selain pelatihan, tim Luvtrip juga melengkapi proses inkubasi dengan mendokumentasikan produk lokal juga homestay di Somongari. Hasil dari aktivitas ini adalah e-katalog yang berisi produk dan profil para pengusaha di Somongari.

Disebutkan pula bahwa kegiatan ini merupakan kelanjutan dari pendampingan sebelumnya, seperti proses pengurusan produk perizinan dan inovasi pengemasan produk.

Secara keseluruhan, peserta mendapatkan pendampingan intensif selama tiga bulan untuk memastikan bahwa setiap aspek dari usaha mereka memenuhi standar yang telah ditetapkan. Proses inkubasi bertujuan membentuk entitas pendukung desa wisata yang solid dan berdaya saing tinggi.

“Melalui program ini, kami berharap dapat memberikan kontribusi nyata bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat Desa Somongari. Pendampingan yang kami berikan tidak hanya fokus pada peningkatan kemampuan teknis, tetapi juga pada aspek keberlanjutan dan tanggung jawab sosial,” ujar Chief Marketing Officer Luvtrip, Kharisma Bintang Alghazy.

Menurutnya, program pelatihan dan pendampingan ini akan direplikasi di wilayah lain untuk memperluas dampak positif yang dihasilkan. Luvtrip dan PT Sinergi Multi Lestarindo berkomitmen untuk terus mendukung program-program pengembangan kapasitas yang berfokus pada peningkatan kualitas hidup masyarakat dan keberlanjutan lingkungan.

Dengan kegiatan ini, diharapkan Desa Somongari dapat menjadi contoh sukses dalam pengembangan desa wisata yang berkelanjutan serta mampu mendorong pertumbuhan ekonomi lokal secara signifikan.(dnl)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini
This site is protected by reCAPTCHA and the Google Privacy Policy and Terms of Service apply.

The reCAPTCHA verification period has expired. Please reload the page.
Captcha verification failed!
Skor pengguna captcha gagal. silahkan hubungi kami!