- iklan atas berita -

Metro Times (Purworejo) Nasib naas dialami oleh Yusuf (30) warga Desa Besole Kecamatan Bayan Kabupaten Purworejo Jawa Tengah. Bapak satu anak yang berprofesi sebagai sopir taksi online ini akhirnya meninggal dunia, Selasa (29/11) pagi usai menjadi korban penganiayaan yang dilakukan oleh pengunjung Cafe Ratan Miring yang berada di Desa Kaliwatu Kecanatan Butuh pada Sabtu (26/11) sekitar pukul 02.30 dini hari.

Video aksi penganiayaan yang terekam oleh CCTV tersebut beredar luas di masyarakat. Dalam video tersebut tampak seorang pria memukul korban menggunakan botol minuman di parkiran cafe. Kepala korban dipukul sekitar lima kali hingga tersungkur tak berdaya.

Kuasa hukum keluarga korban, Agus Triatmoko saat dikonfirmasi di kediamannya, Selasa (29/11) petang mengatakan bahwa pihaknya telah melaporkan kasus ini ke Polres Purworejo pagi hari itu saat penganiayaan terjadi.

“Kami secara intensif berkomunikasi dengan pihak kepolisian. Informasinya, pihak kepolisian telah mengidentifikasi nama terduga pelaku,” terangnya.

Dikatakan Agus, belum banyak informasi yang berhasil ia gali karena sejak kejadian tersebut korban sudah tidak sadarkan diri akibat pukulan botol di kepalanya. “Total ada 8 jahitan. Dan dari hasil ct scan di kepala ada penggumpalan darah yang menyebabkan korban meninggal,” tandasnya.

Belum diketahui apa motif permasalahan penganiaan yang terjadi sehingga ada orang yang tega menganiaya korban hingga meninggal dunia. Keluarga korban, melalui kuasa hukumnya berharap agar terduga pelaku segera ditangkap dan diproses sesuai hukum yang berlaku.

Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Purworejo, AKP Ryan Eka Cahya S.IK.,M.Si saat dimintai konfirmasi melalui sambungan telepon oleh metrotimes membenarkan jika pihaknya telah menerima pengaduan atas kejadian tersebut. Meski demikian dirinya enggan memberikan banyak komentar. “Saat ini kasus sedang lidik,” terangnya singkat. (dnl)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini