Metro Times (Semarang) Pimpinan Cabang (PC) Jam’iyyatul Qirra’ wal Huffazh Nahdlatul Ulama (JQHNU) Kota Semarang mulai memperkuat organisasi dengan memulai dari pendataan potensi kader. Database tersebut nantinya akan menjadi acuan dalam kegiatan setelah pelantikan.

“Alhamdulillah untuk susunan kepengurusan sudah selesai, sekarang kita mulai dengan database,” kata Ketua PC JQHNU Kota Semarang, Ahmad Rifqi Hidayat, AH seusai rapat pembentukan panitia pelantikan di kantor majlis taklim Pengurus Cabang Nadlatul Ulama (PCNU) Kota Semarang, Jl. Puspogiwang I/47 Kota Semarang, Minggu (18/9) siang.

Pendiri JQH Al-Hasyimi Universitas Wahid Hasyim (Unwahas) Semarang ini lantas menerangkan database potensi yang dia maksud. Antara lain tentang pelatih atau tutor tilawah, pelatih kaligrafi dan guru tahfizh, “Database ini harus ada sebelum kita jalin kerjasama dengan sekolah atau madrasah untuk pembinaan ekstra tahfizhul qur’an dan ektrakurikuler tilwatil qur’an,” jelas Kang Rifqi sapaan akrabnya.

Untuk itu, lanjut Rifqi, jejaring dari unit kegiatan mahasiswa (UKM) juga perlu diperkuat, bila perlu mendirikan UKM JQHNU di kampus, “Ada beberapa UKM di kampus yang konsentrasi pengembangannya sama seperti JQHNU, ada yang secara nama JHQ atau JQH saja tanpa NU, atau nama yang lain tapi kegiatan pengembangannya sama. Ini kita rangkul, kita akomodir semua,” urainya.

“Kami harapkan pengembangan organisasi dakwah bil qur’an ini bisa sampai mendirikan komisariat di perguruan tinggi maupun pesantren,” ucapnya.

Sementara, Sekretaris PC JQHNU Kota Semarang, Robithoh Zen, AH menuturkan, tidak ada kendala administrasi dalam pengajuan surat keputusan (SK) kepengurusan, “Administrasi bisa kita kejar karena kita terus berkomunikasi dengan Pimpina Wilayah (PW) maupun PCNU. Pelantikan (JQHNU) masuk dalam rangkaian Hari Santri Nasional (HSN) 2022 ini,” ungkapnya.

“Harapan kami tentunya semua ini berjalan lancar sampai pada pelantikan nanti. Kemudian kita mulai dengan agenda penyiapan kepengurusan di anak cabang dan kegiatan rutinan,” lanjutnya.

Dia menilai PC JQHNU bisa terus berkembang di kota lunpia Semarang. Kepengurusan kali ini serba fresh atau serba baru karena sejak dikembalikan ke dalam bentuk badan otonom (Banom) oleh KH Hasyim Muzadi JQHNU belum benar-benar terbentuk di kota Semarang.

“Kami melihat antusias dari jajaran majlis ilmi maupun dewan organisasi dan para pecinta Al-Qur’an untuk mengembangkan organisasi ini. Mohon doanya, mudah-mudah semua berjalan lancar dari pembentukan Cabang (PC JQHNU) sampai berhasil mendirikan PAC di 16 kecamatan dan bahkan mendirikan Ranting di semua kelurahan,” harapnya. (af).

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini