Metro Times (Purworejo) Even bertajuk Belanja Produk (Beduk) Purworejo yang digelar oleh alumni SMA Negeri 1 Purworejo atau Paguyuban Muda Ganesha (MG) diserbu pengunjung yang sebagian besar merupakan para pemudik dari luar daerah. Tingginya antusias masyarakat untuk mendatangi stand-stand di kompleks SMA Negeri 1 Purworejo tersebut diharapkan mampu mengangkat produk UMKM unggulan Purworejo ke kancah nasional hingga internasional.

Beduk Purworejo secara simbolis dibuka oleh Wakil Bupati Purworejo, Hj Yuli Hastuti SH, bersama Ketua Umum MG Dwi Wahyu Atmaji MPA, Kamis (5/5/2022) pagi. Hadir antara lain jajaran Forkopimda, Asisten 2 Drs Boedi Hardjono, Kepala Dinas KUKMP Gatot Suprapto SH, Kepala SMA N 1 Purworejo Nur Aziz SPd MPd BI, Ketua Forum UMKM Kabupaten Purworejo, serta sejumlah pengurus MG.

Acara pembukaan dimeriahkan dengan flashmob oleh pengunjung dan tamu undangan, termasuk Dandim 0708/Purworejo Letkol Inf Lukman Hakim yang asyik mengikuti irama Dolalak dipandu siswa SMAN 1.

Pantauan di lokasi, ratusan pengunjung silih berganti mengunjungi stand sejak pagi hingga siang. Bahkan, beberapa stand kuliner khas Purworejo seperi geblek dan Dawet Ireng tampak kewalahan melayani pembeli.
Wabup Yuli Hastuti dalam kesempatan itu menyampaikan apresiasinya terhadap MG yang telah berinisiatif menggelar Beduk Purworejo. Menurutnya, even seperti ini penting untuk membangkitkan perekonomian daerah, khususnya bagi UMKM sebagai salah satu sektor yang terdampak serius pandemi Covid-19.

“Masyarakat Purworejo harus bangga dengan produk UMKM melalui slogan Tresno Purworejo Larisi Purworejo. Satu sisi UMKM Purworejo juga harus terpacu meningkatkan produk terutama dengan adanya mega proyek di Purworejo yang jadi peluang,” ucap Wabup.

Ketua Panitia yang juga Direktur Perumda Air Minum Tirta Perwitasari Purworejo, Hermawan Wahyu Utomo ST MSi (MG 90), menyebut Beduk Purworejo dijadwalkan berlangsung selama 2 hari, yakni 5-6 Mei 2022. Even ini terbuka untuk umum mulai pukul 08.00 hingga 17.00 WIB.
“Sesuai target Alhamdulillah kita bisa memenuhi sebanyak 49 stand, termasuk stand Forum UMKM dari 16 kecamatan se-Kabupaten Purworejo,” sebutnya.

Dijelaskan, Beduk Purworejo diinisiasi oleh MG lintas angkatan untuk mengenalkan dan menyediakan produk-produk unggulan UMKM Purworejo kepada masyarakat, khususnya para pemudik. Even yang baru perdana digelar ini sekaligus menjadi sarana berwisata dan bersilaturahmi karena bertebatan dengan masa libur lebaran.

“Sebetulnya ini baru menjadi semacam test case karena memang persiapannya cukup terbatasi waktu. Seperti bola salju, kalau respons masyarakat positif, maka akan kita coba gelar makin besar dan makin besar lagi,” jelasnya.

Lebih lanjut Hermawan berharap adanya even ini dapat mendorong para pelaku UMKM di Kabupaten Purworejo untuk terus meningkatkan kualitas dan kuantitas produksinya sehingga mampu bersaing di kancah nasional dan internasional.

“Tidak seperti pameran lain, Beduk Purworejo ini memiliki nilai tambah dengan adanya pengunjung dari luar daerah. Teman-teman MG yang bekerja di luar daerah dan luar negeri juga cukup banyak sehingga ini sangat tepat untuk mengangkat produk Purworejo hingga go internasional,” ungkapnya.

Sementara itu, Ketua Umum MG Dwi Wahyu Atmaji menerangkan bahwa jumlah pemudik pada masa libur lebaran tahun ini melonjak seiring ada kebijakan pelonggaran dari pemerintah. Karena itu, Beduk Purworejo menjadi momentum yang tepat bagi para pelaku UMKM untuk mempromosikan dan memasarkan. Apalagi, di tengah kegiatan masyarakat yang mulai menggeliat.

“Tidak hanya pemudik asal Purworejo, pemudik luar daerah yang melintasi Purworejo diharapkan juga bisa mampir ke sini,” terangnya.

Selain bazar produk unggulan UMKM, Beduk Purworejo juga menyuguhkan beragam hiburan, seperti pentas kesenian lokal Purworejo, Mini Fun Trip Naik Jeep, TikTok Challenge, Instagram Story Challenge, Geblek Challenge, dan berbagai perlombaan menarik. Ada pula latihan menembak berhadiah, arena bermain anak, serta selfie bersama domba jenis Dombat (Domba Batur) dan Texel sambil memberi pakan sehingga cocok menjadi wahana wisata keluarga.

“Jadi memang tidak hanya produk UMKM, kita juga ingin mengangkat berbagai potensi yang lain, seperti kesenian, wisata, pertanian, peternakan, dan lainnya,” tandasnya. (dnl)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini