- iklan atas berita -

Metro Times (Purworejo) DPC PDI Perjuangan Kabupaten Purworejo menggelar puncak HUT ke-47 partai bermoncong putih di Gedung Wanita Purworejo, Minggu (16/2) malam. Pada Kesempatan itu, hadir Wakil Ketua Bidang Kaderisasi dan Rekrutmen Sofwan D Ardyanto, anggota DPRD Jawa Tengah Peni Dyah Perwitosari, senior-senior PDI Perjuangan, di antaranya Angko Setiyarso Widodo, Rukma Setiabudi, dan Luhur Pambudi. Hadir Ketua Partai NasDem, Golkar, Demokrat, PKS, PKB dan beberapa pengurus partai lainnya.

Hadir pula para bakal calon bupati dan wakil bupati yang mendaftarkan diri melalui PDI Perjuangan, serta hadir ulama kharismatik Pengasuh Pondok Pesantren Al-Iman, KH Habib Hasan Agil yang sekaligus memberikan tausyiah dalam kegiatan malam puncak HUT 47 PDI Perjuangan.

Ketua PDI Perjuangan Kabupaten Purworejo, Dion Agasi Setiabudi dalam pidato politiknya mengungkapkan, di usianya yang tidak lagi muda ini PDI Perjuangan telah membuktikan jika perjuangan dan pengabdian kepada masyarkat menjadi ruh yang terus dijaga oleh partai.

“Momentum ulang tahun ini menjadi bagian dari upaya kita untuk semakin solid meneruskan perjuangan demi tercapainya cita-cita masyarakat Indonesia, masyarakat yang bagahia dan sejahtera,” kata Dion.

Dion menegaskan, kejayaan PDI Perjuangan saat ini bukan merupakan kristalisasi instan, melainkan merupakan perjuangan yang panjang, penuh liku, dan penuh rintangan yang harus dilalaui hingga berdarah-darah.

“Dulu kita hendak berkampanye saja taruhanya nyawa, kita dianggap sebagai partai sandal jepit. Dan kita berdiri sampai saat ini adalah merupakan sebuah perjuangan yang panjang,” ungkap Dion.

Meski demikian, kata Dion, kemenangan dan kejayaan PDI Perjuangan saat ini hendaknya menjadi cambuk bagi seluruh elemen partai untuk meraih kemenangan-kemenangan selanjutnya. Menjadi cambuk untuk tetap semangat mengobarkan api perjuangan, perjuangan mendampingi masyarakat kecil.

“2020 kita akan menghadapi Pilkada, 2024 kita dihadapkan pada Pemilu serentak. Jika PDI Perjuangan tidak solid, masih dipetakan dikotomi-dikotomi, masih ngopling-ngopling, kemenangan tidak akan kita raih,” tegas Ketua DPRD Kabupaten Purworejo ini.

Dion berharap di PDI Perjuangan tidak ada lagi sekat pemisah antar kader karena kader PDI Perjuangan adalah putra ideologis ajaran Bung Soekarno. Mari bergerak bersama satu komando terhadap perintah partai. PDI Perjuangan Purworejo solid untuk kemajuan Purworejo.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here