- iklan atas berita -

Metro Times (Purworejo) Beragam event bakal memeriahkan Peringatan Hari Jadi ke-192 Kabupaten Purworejo sepanjang bulan Februari 2023. Mengangkat tema “Guyub Rukun Bebarengan”, peringatan tahun ini diharapkan mampu menguatkan kekompakan seluruh elemen masyarakat.

Informasi tersebut disampaikan oleh Kepala Dinas Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata (Dinporapar) selaku Ketua Umum Peringatan Hari Jadi ke-192 Kabupaten Purworejo, Stephanus Aan Isa Nugroho, dalam konferensi pers di Press Center Purworejo, Jumat (27/1). Pemaparan disampaikan bersama Kepala Dinas Kominfostasandi, Yudhie Agung Prihatno, dan dihadiri sejumlah wartawan dari berbagai media.

“Tema hari jadi tahun lalu secara umum kita sudah punya niat baik, tahun ini kita lanjutkan dengan kerja nyata, tapi kerja nyatanya bareng-bareng. Jadi tahun ini diharapkan kita semua kompak. Hari jad  tidak hanya milik pemerintah, melainkan juga masyarakat,” katanya.

Disebutkan, rangkaian kegiatan dijadwalkan berlangsung sebulan penuh, mulai 1 Februari hingga puncak acara 27 Februari 2023. Pada 1 Februari 2023 rangkaian diawali dengan peresmian proyek pembangunan Kabupaten Purworejo di Gedung DPRD Kabupaten Purworejo. Pada 3 Februari 2023 bertepatan Jumat Kliwon dilakukan ziarah ke makam pendiri Purworejo di Desa Bragolan Kecamatan Purwodadi dan Desa Bulus serta Kayulawang, keduanya berada di Kecamatan Gebang. Dirangkai malam harinya ada kegiatan Gendhing Setu Legi (GSL).

Event berikutnya yang baru pertama digelar yang yakni Bupati Mantu Tanggal 4 Februari 2023.  Tercatat ada sekitar 22 pasangan yang akan dinikahkan secara massal menggunakan adat Jawa. Usai dinikahkan, para pengantin akan langsung mendapatkan KTP (Kartu Tanda Penduduk) dan kartu keluarga.

“Ini merupakan nikah massal untuk warga kurang mampu, pengantin akan mengadakan resepsi bersama dan akan berfoto bersama Bupati dan Wakil Bupati,” sebutnya.

Kegiatan pada 5 Februari 2023 adalah sepeda santai serentak untuk seluruh masyarakat Purworejo. Peserta yang tinggal di Purworejo akan bersama start di Alun-alun Purworejo dan di luar itu di kecamatan masing-masing yang akan dipimpin oleh camat.

Pada 11 Februari 2023 ada panggung spektakuler Kilau Raya bekerja sama dengan salah satu stasiun televisi swasta nasional, dengan artis di antaranya Limbat, Tri Suaka dan Farel Prayoga. Pagi harinya akan dimeriahkan dengan sejumlah event pendukung, seperti senam bersama dan sore kirab artis.

Pada 17 Februari 2023 Purworejo bersholawat bersama Syeh Abdul Asegaf dari Solo. Bersamaan dengan itu juga akan digelar Purworejo Ekspo pada 15-19 Februari 2023. Berikutnya pada 24 Februari 2023 sore acara Kenduri Agung serentak dari kabupaten sampai desa-desa.

“Jadi akan ada 500 lebih tumpeng dalam Kenduri Agung, berdoa bersama serentak untuk Purworejo,” jelasnya.

Malamnya, berlangsung Purworejo Spektakuler yang akan diisi penyanyi Denny Caknan dan Tantri Kotak serta lainnya. Puncak prosesi berlangsung pada 26 Februari 2023 malam, yakni perhelatan Jumenengan dilakukan dengan ritual budaya Jawa pukul 19:00. Dilanjutkan pada 27 Februari pagi dengan Rapat Paripurna Hari Jadi di DPRD Kabupaten Purworejo.

“Yang dilakukan di puncak acara adalah sesuai fakta sejarah, konon pada 26 Feb 1831 malam hari dicatatkan oleh pemerintahan Hindia Belanda. Dan pada 27 Februari 1831 Peraturan Daerah asli atau surat kekancingan diberikan oleh Pemerintahan Hindia Belanda. Saat ini sesuai dengan kondisi tanggal 27 Februari dilakukan Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Purworejo,” ungkapnya.

Lebih lanjut Aan menginformasikan, pada 27 Februari 2023 pukul 13:00 digelar Kirab Bregada. Dalam event budaya tersebut akan ditampilkan 6 hingga 7 kereta kencana milik Keraton Jogjakarta.

“Kirab diikuti bregada perwakilan dari 16 kecamatan. Semoga rangkaian event yang telah terjadwal ini bisa terlaksana dengan baik sehingga betul-betul mampu mengibur serta menguatkan kekompakan masyarakat,” tandasnya. (dnl)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini