Metro Times (Pekalongan) Hadi Sulistiyono R, Wartawan Sekaligus Pimpret Media GarudaCitizen.com Jawa Tengah, dipercaya menjadi ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Perkumpulan Wartawan Online Independen Nusantara (PWO-IN) Provinsi Jawa Tengah Masa Bakti 2022-2025. Ia terpilih secara aklamasi dalam Kongres Daerah pada tanggal 19 Februari 2022 di Guci Kabupaten Tegal. Kemudian dilanjutakan dengan pengukuhan pengurus DPW PWO-IN Jawa Tengah oleh Ketua Umum DPP PWOIN di Ruang Rapat Amarta Pemkot Pekalongan Jawa Tengah, pada Jumat (18/03/2022).

Dalam kesempatan itu, Hadi Sulistiyono bersama para pengurus lainnya langsung dilantik oleh Ketua DPP PWO-IN, Aris Kuncoro. Hadir sejumlah pengurus DPP PWO-IN dan perwakilan DPC dari sejumlah kabupaten/kota di Jawa Tengah.

Dikonfirmasi usai pelantikan, Hadi Sulistiyono mengaku bersyukur atas kepercayaan yang diterimanya menjadi ketua. Ia menyatakan siap menjalankan amanah sebaik mungkin demi sesuai dengan aturan organisasi.

“Sebagai manusia biasa tentu saya memiliki kekurangan, tetapi saya akan memaksimalkan kemampuan dan potensi yang saya miliki untuk kemajuan organisasi,” katanya.

Ia pun mengaku siap tancap gas untuk menjalankan beberapa program yang telah disiapkan. Beberapa di antaranya yakni peningkatan sumber daya manusia (SDM) seluruh pengurus dan anggota melalui kegiatan pendidikan dan pelatihan (Diklat) Jurnalistik. Menurutnya, hal itu penting dijalankan untuk meningkatkan kompetensi sehingga dapat menjalankan prosesi secara profesional.

“Tentunya ini juga akan membangun stigma positif yang nantinya juga bisa bermanfaat bagi seluruh insan wartawan,” ungkapnya.

Program berikutnya yakni melakukan konsolidasi dengan seluruh DPC. Roadshow dan anjangsana akan segera dilakukan untuk menjaring aspirasi dan melihat secara langsung kondisi di seluruh DPC.

“Saya akan mengakomodir dan merangkul seluruh rekan PWO-IN,” lanjutnya.

Disebutkan, masih cukup banyak kabupaten/kota di Jawa Tengah yang belum memiliki DPC PWO-IN. Menurutnya, hal ini menjadi pekerjaan rumah (PR) bersama dan membutuhkan strategi yang tepat.

“Ini jadi PR kita bersama untuk membangun 35 DPC di Jateng,” sebutnya.

Guna menjalankan sejumlah program tersebut, sambungnya, dalam waktu dekat akan digelar Rapat Kerja DPW. Dalam forum tersebut pihaknya berharap, seluruh pengerus dapat memberikan masukan terkait program-program yang akan dijalankan.

“Kita akan langsung action. Mari kita bersama-sama menguatkan komitmen untuk kemajuan DPC DPW hingga DPP,” tegasnya.

Penyelenggaraan Kongres pertama dan terbentukya kepengurusan DPW Jateng mendapat apresiasi dari Ketua Umum DPP PWO-IN, Aris Kuncoro. Menurutnya, DPW Jateng layak menjadi tolok ukur atau contoh bagi daerah-daerah lain.

Pihaknya juga memberikan apresiasi khusus kepada ketua terpilih. Pasalnya, meski terjadi gejolak organisasi, DPW Jateng mampu menyelesaikannya dengan baik. Sikap yang ditunjukkan DPW Jateng sekaligus menjadi cermin kedewasaan berorganisasi, meskipun usia PWO-IN baru seumur jagung, sekitar 3 tahun.

“Bukan dengan cara menang-menangan, tapi dengan cara merangkul. Ini harus bisa menjadi contoh ke depan bahwa semua masalah bisa diselesaikan dengan musyawarah,” terangnya.

Lebih lanjut Aris Kuncoro mendorong agar DPW Jateng dapat bersinergi dan gerak cepat menjalankan roda organisasi. Salah satu program DPP yang perlu ditindaklanjuti yakni Diklat bagi seluruh anggota.

“DPP mendorong ke depan program sampai ke daerah, kita akan melakukan pendidikan dan pelatihan kepada jurnalis online, khususnya anggota PWO-IN,” ujarnya.

Dengan bekal Diklat tersebut, sambungnya, DPP berharap seluruh pengurus dan anggota memiliki skill yang baik dalam menjalankan tugas-tugas kejurnalistikan. Tidak hanya menyangkut tulis-menulis berita, melainkan juga terkait manajemen keredaksian media online.

“Kita tetap mendukung Uji Kompetensi Wartawan (UKW) Dewan Pers, tapi sebelum ikut itu, kita harus memiliki skill yang mumpuni dulu,” tegasnya.

Sementara itu, berdasarkan Komposisi kepengurusan yang telah disusun diketahui bahwa dalam 3 tahun ke depan, Ketua DPW PWO-IN Jateng akan dibantu oleh 6 Wakil Ketua. Masing-masing yakni F Daniel Raja Here sebagai Wakil Ketua Bidang OKK, Fery Agus Dwinarko sebagai Wakil Ketua Bidang Diklat dan Litbang, serta Moch Arief Saefudin sebagai Wakil Ketua Bidang Humas dan Antar Lembaga. Kemudian Achmad Syailendra sebagai Waki, Ketua Bidang Multimedia dan ITE, Angga Risetiawan dan Nurul Fatah sebagai Wakil Ketua Bidang Advokasi, serta Ali Akhwan sebagai Wakil Ketua Bidang Usaha dan Dana.

Adapun posisi sekretaris diemban oleh Moch Arief Waluyo dan Bendahara Bambang Eko Supriyanto. Selain itu juga ada Bidang Organisasi yang ditempati oleh Arif Wicaksono, Muhammad Islam, dan Andi Kustiyanto. (dnl)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini