METRO TIMES ( Ambon ) Wakil rakyat yang duduk di Dewan Perwakilan rakyat daerah ( DPRD ) Provinsi Maluku dalam hal ini komisi I mengapresiasi bupati Maluku Tenggara dan Walikota Tual dalam penanganan cepat konflik di ohai ohaibun atas dan ohai ohaibun bawa,ohai ohaitel dan ohai ohaitahit kota Tual.

“Luar biasa Bupati Malra dan Walikota Tual ini, – kepemimpinannya memang beda dengan kepala daerah lain.sangat tanggap dan cepat meresponi semua masalah yang terjadi di daerahnya termasuk konflik yang terjadi saat ini, ” Tuturnya.

Dirinya berharap, pemerintah provinsi ikut merespon penyelesaian konflik antar warga di dua daerah itu.walaupun sistim kewenangan ada pada setiap daerah tetapii koordinasi terkait kewenangan pusat haruslah diteruskan oleh Pemprov.

โ€œPemkab Malra sampaikan kebutuhan, Rp 1,2 Miliar. Tadi kami sampaikan ke Pemprov, untuk masuk dana tak terduga atau masuk APBD perubahan, ” Pungkasnya.

Untuk itu Rumra menambahkan, pihaknya akan koordinasi dengan Sekda agar dana tak terduga difransfer untuk bangun rumah yang rusak dan fasilitas lain.

โ€œBegitu juga di TNI dan Polri di Kota Tual dan Malra. Soal pembangunan Polres Malra, nanti saat penyampaian aspirasi ke Mabes Polri kami akan sampaikan,โ€ tandasnya.

Menurut Rumra konflik Kariu-Pelauw sampai hari ini belum selesai, karena Bupatinya tidak kooperatif, karena itu haruslah mencontohkan sikap Bupati Malra dan Walikota Tual. (**)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini