
Metro Times (PURWOREJO) – PT KAI Daop 5 Purwokerto mencatat lonjakan penumpang kereta api di Stasiun Kutoarjo sebesar 39% pada Triwulan I 2026. Total 368.204 penumpang dilayani selama Januari–Maret, naik dari 265.584 penumpang pada periode yang sama tahun lalu.
Manager Humas KAI Daop 5 Purwokerto, M. As’ad Habibuddin, mengatakan peningkatan ini didorong inovasi layanan, promosi, dan kolaborasi strategis di awal tahun. “Ini menunjukkan tingginya kepercayaan masyarakat terhadap kereta api sebagai moda transportasi yang aman, nyaman, dan tepat waktu,” ujarnya, Jumat (11/4/2026).
Dari 368.204 penumpang di Stasiun Kutoarjo, rinciannya 178.146 penumpang berangkat dan 190.058 penumpang datang.
Secara keseluruhan, Stasiun Purwokerto masih menjadi stasiun tersibuk di Daop 5 dengan 432.159 penumpang berangkat dan 449.360 penumpang datang. Stasiun Kutoarjo berada di posisi kedua. Disusul Stasiun Kroya dengan 139.754 penumpang berangkat dan 144.574 datang, Stasiun Kebumen 103.462 berangkat dan 106.812 datang, serta Stasiun Gombong 72.906 berangkat dan 75.766 datang.
As’ad menegaskan ketepatan waktu atau On Time Performance (OTP) menjadi faktor utama masyarakat memilih kereta api. Sepanjang Triwulan I 2026, OTP keberangkatan KA penumpang di Daop 5 mencapai 99,85%, sedangkan OTP kedatangan 98,43%.
“Ketepatan waktu aspek penting dalam meningkatkan kepercayaan pelanggan. Kami terus perkuat kompetensi SDM serta keandalan sarana dan prasarana,” jelas As’ad.
Ia menyampaikan apresiasi kepada seluruh pelanggan atas kepercayaannya. “Capaian triwulan ini menjadi motivasi kami untuk terus meningkatkan kualitas layanan,” tutupnya.(dnl)




