- iklan atas berita -

METROTIMES ( Ambon ) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kota Ambon resmi menggelar Musyawarah Cabang (Musca) Tahun 2026 di Hotel Zest Ambon, Minggu (12/04/2026). Acara ini menjadi momentum strategis untuk menata organisasi, menyatukan visi, dan mempersiapkan diri menghadapi kontestasi politik mendatang.

Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Wakil Bendahara Umum DPP PKB yang juga Staf Khusus Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat, Bapak Muhammad Arief. Turut hadir pula perwakilan Pemerintah Kota Ambon, Forkopimda, para pimpinan partai politik, jajaran DPW PKB Maluku, hingga seluruh kader dan badan otonom PKB Kota Ambon.

Dalam sambutannya, Ketua DPC PKB Kota Ambon, Burharudin Karefesina, menegaskan bahwa Muscab bukan sekadar agenda rutin, melainkan wadah untuk memperkokoh fondasi partai.

“Muscab ini adalah ruang konsolidasi dan strategis untuk meneguhkan arah perjuangan. Bukan untuk saling menjatuhkan, tapi saling mengingatkan dan membangun kepercayaan demi kemajuan partai yang kita cintai,” tegas Burharudin.

Ia juga menyoroti pentingnya politik yang berorientasi pada pelayanan. Menurutnya, politik bukan sekadar retorika, melainkan kerja nyata yang dirasakan langsung oleh rakyat. PKB hadir sebagai rumah besar yang menjaga harmoni, menegakkan keadilan, dan menjadi jembatan aspirasi tanpa diskriminasi.

ads

Mengenai capaian Pemilu 2024, Burharudin mengapresiasi perjuangan seluruh kader yang berhasil mengamankan seluruh kursi di empat dapil Kota Ambon. Ia pun melempar tantangan untuk periode mendatang.

“Kita berhasil raih 4 kursi di 2024. Kini target kita jelas, PKB harus menjadi juara dan siap meraih minimal 6 kursi pada Pemilu 2029,” ujarnya penuh semangat.

Selain itu, PKB Kota Ambon juga menyatakan dukungan penuh terhadap kebijakan Pemkot Ambon, khususnya dalam optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) dan pengembangan kawasan ekonomi seperti Pasar Mardika.

Sementara itu, Wakil Ketua DPC PKB Kota Ambon, Ari Sahertian , menekankan bahwa Muscab adalah kewajiban organisasi untuk menata kepengurusan lima tahun ke depan. Ia berpesan agar figur yang nanti terpilih adalah sosok yang mampu merajut kebersamaan dan membela kebenaran.

“Perbedaan itu wajar, tapi kebersamaan adalah keharusan. Kita boleh berbeda cara pandang, tapi harus satu tujuan. PKB harus terus tumbuh menjadi lebih besar dan kuat, serta bersinergi dengan pemerintah membangun Kota Ambon,” tambahnya.

Dalam kesempatan tersebut, Utusan DPP PKB, Muhammad Arief , menyampaikan apresiasi atas capaian PKB Ambon. Ia mengingatkan bahwa PKB berdiri bukan hanya untuk merebut kekuasaan, tetapi lebih utama untuk melayani rakyat.

“Tahun 2014 dapat 2 kursi, 2019 dapat 3, dan 2024 dapat 4. Logikanya 2029 harus 5 bahkan 6 kursi! Jangan sampai kemenangan terasa menyakitkan karena selisih suara yang tipis. Besok harus menang telak, selisihnya harus ribuan, biar aman dan tenang,” ucapnya disambut tepuk tangan hadirin.

Lebih lanjut, ia meminta seluruh struktur organisasi diperkuat mulai dari tingkat kota hingga ke tingkat Rukun Tetangga (RT). Kaderisasi masif harus digenjot agar PKB benar-benar menjadi partai yang hadir di tengah-tengah masyarakat.

“PKB lahir dari rahim reformasi. Kita harus berbenah, memperkuat struktur dan kualitas kader. Insya Allah, jika kita solid dan kerja keras, kemenangan di 2029 bukan lagi mimpi, tapi kenyataan,” tutupnya.

Muscab ini ditutup dengan harapan agar seluruh keputusan yang diambil dapat membawa kemajuan bagi partai dan kesejahteraan bagi masyarakat Kota Ambon, Bumi Raja-Raja.( Tasya Patty )

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini
This site is protected by reCAPTCHA and the Google Privacy Policy and Terms of Service apply.
Captcha verification failed!
Skor pengguna captcha gagal. silahkan hubungi kami!