MetroTimes (Surabaya) – Kegiatan sosial, peduli kepada sesama kembali diselenggar Biro Tatik Effendi SH., di Rumah Sehat, Jalan Bali No. 3, Surabaya, Sabtu (20-11-2021).

“Bakti sosial (Baksos) berupa pemeriksaan kesehatan yaitu cek gula darah, asam urat, terapi bekam, dan juga konsultasi hukum, ini dalam rangka HUT NasDem ke-10 dan NasDem Peduli Kesehatan,” terang Tatik Effendi SH., Wakil Ketua DPD Partai NasDem Surabaya, bagian Migran, disela-sela acara Baksos yang diiringi live music.

 

Tatik Effendi menyampaikan, hari ini saya sebagai Wakil Ketua DPD Partai NasDem Surabaya bagian Migran, mengadakan Baksos supaya masyarakat peduli dengan kesehatan, terutama cek gula darah dan cek asam urat, karena ini bagian yang paling penting agar bisa terdeteksi dini. “Mencegah daripada Mengobati”, kemudian kami ada tim yang suport produk air kesehatan.

 

Tatik juga menuturkan, karena saya bagian Migran, maka kami juga mengadakan konsultasi gratis mengenai Migran, jadi mungkin kalau ada keluarga yang bekerja di luar negeri atau TKI, dan mungkin ada permasalah yang dihadapi disana itu bisa dikonsultasikan. Kita dibantu 2 (dua) advokat dari Untag Surabaya yaitu pak Adiyanto SH., kemudian para legal pak Charly SH. dari Children crisis.

“Partai NasDem tetap akan konsen terhadap kehidupan para tenaga kerja migran, karena mereka juga merupakan pahlawan devisa bagi bangsa Indonesia. Seperti kemarin NasDem sudah memulangkan tenaga kerja migran asal Bojonegoro, karena dia sakit tulang belakang, sehingga tidak bisa kerja lagi. Jadi Partai NasDem sudah mengupayakan kepulangan pekerja migran ini hingga sampai di desanya dan bertemu keluarganya,” tandas Tatik yang juga desainer baju Nusantara.

“Saya akan terus sosialisasikan advokasi terhadap pekerja migran, karena masih banyak calon tenaga kerja migran yang dijanjikan muluk-muluk tapi tidak sesuai dengan yang dijanjikan. Seperti dari tempat asal calon pekerja migran itu dijanjikan pekerjaan yang bagus dengan gaji yang besar, tetapi kenyataan sampai di sana tidak seperti yang dijanjikan. Ada yang dijadikan penghibur (PSK), atau ada sebagai kurir Narkoba. Jadi anak-anak Indonesia ini masih rawan untuk ditipu. Untuk di Surabaya masih banyak juga, tapi kalau dibandingkan kasusnya diperkotaan tidak sebanyak yang ada di pedesaan,” tegasnya.

“Saya berharap calon tenaga kerja migran tidak mudah terbujuk rayuan oleh para calo TKI, yang menjanjikan pekerjaan bagus dengan gaji besar, tapi harus cek dulu surat-suratnya PT., dan juga pekerjaan yang akan dituju. Tetapi kalau sudah terjadi permasalahan terhadap TKI disana dan keluarga ingin mengadukan permasalahan keluarganya yang di luar negeri, bisa menemui saya yang membidangi Migran di DPD Partai NasDem Surabaya. Nanti kami bisa dampingi sampai selesai, kalau harus pulang kami dampingi sampai mengurus kepulangannya. Partai NasDem siap memberikan advokasi,” pungkas Tatik. (nald)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini