MetroTimes (Surabaya) – Pemerintah Provinsi Jawa Timur tidak hentinya melakukan berbagai ihtiar untuk meningkatkan kualitas pendidikan di Jawa Timur. Kali ini Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa meluncurkan Paket Data Juara Pendidikan dari PT. Telkomsel untuk SMA/SMK di Jawa Timur. Program yang pertama kali diluncurkan di Indonesia ini, merupakan sinergitas dan kerjasama dengan PT Telkomsel dalam peningkatan kualitas pendidikan di Jawa Timur. Utamanya dalam melakukan transformasi digital di dunia pendidikan.

Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa mengungkapkan peluncuran ini menjadi bagian penting untuk membangun mental juara siswa-siswi di Jawa Timur. Ada empat poin penting yang menjadi kolaborasi bersama pihaknya dengan PT Telkomsel.

Pertama, jabar Khofifah, proses magang siswa sebagai sahabat Telkomsel. Program ini diperuntukkan bagi siswa SMK yang ada di jurusan Teknologi Informasi dan Elektronika yang akan diberikan kesempatan magang kerja di pusat layanan data PT Telkomsel.

“Ini kesempatan yang mahal dan strategis. Mudah-mudahan nanti kita bisa memaksimalkan sinergitas SMK di Jatim untuk magang di kantor Telkomsel pusat. Ini memiliki nilai strategis jangka panjangnya . Siswa diajak melakukan proses produksi yang bisa dipasarkan secara digital. Menurut saya, ini sangat strategis kita berharap menjadi semangat baru kepala sekolah, guru, siswa dan wali siswa,” jelasnya usai peluncuran paket data juara pendidikan di SMKN 1 Malang, Selasa (12/4).

Kedua, dukungan Telkomsel yang meliputi bantuan 10 buah smartphone dan 10 buah kartu halo dengan nomor cantik untuk call center PPDB tahun 2022. Ketiga, Telkomsel mensupport beasiswa untuk 27 pelajar yatim berprestasi SMA/SMK di Jawa Timur. Keempat, peluncuran paket data juara pendidikan pertama di Indonesia yang dilakukan di Malang.

Mantan Menteri Sosial ini menyebut, upaya ini merupakan penguat semangat seluruh energi positif yang dimiliki para kepala sekolah, guru, siswa dan orang tua siswa bersinergi pada peningkatan kualitas seluruh produk pendidikan di Jatim.

“Atas nama Pemprov Jatim, kami sampaikan terima kasih kepada Telkomsel yang memberikan penguatan,” ujarnya.

Kepala Dinas Pendidikan Jatim, Wahid Wahyudi menambahkan, Pemprov Jatim memberikan apresiasi dan mengucapkan terima kasih atas atensi Telkomsel terhadap dunia pendidikan. Di mana beberapa waktu yang lalu, Telkomsel telah membagikan nomor kepada para siswa sejumlah 1,3 juta kartu untuk siswa SMA SMK dan SLB.

“Hari ini Telkomsel kembali memberi support kepada dunia pendidikan dengan paket data juara pendidikan,” katanya.

Pria yang juga menjabat Sekdaprov Jatim ini menjelaskan paket data ini hanya boleh dibeli oleh sekolah dan bisa digunakan oleh warga sekolah, baik para gurunya maupun para siswanya, yang nomor handphonenya sudah terdaftar. Keberadaan paket data ini sangat mendukung proses belajar mengajar di Jawa Timur.

“Ini sangat membantu karena paket data juara pendidikan ini memberikan diskon sebesar 60 sampai 70%, tergantung dari paket data yang dibeli sekolah,” ujarnya.

Sementara itu, Executive Vice President East Area Sales Telkomsel Andri Wibawanto mengatakan, transformasi digital kini sudah menjadi keniscayaan pada seluruh aspek kehidupan, termasuk di sektor pendidikan.

Kehadiran konektivitas yang andal menjadi faktor pendukung digitalisasi yang sangat penting. Oleh karena itu, Telkomsel siap mendukung dengan jaringan yang andal berteknologi terdepan.

“Tidak hanya itu, aksesibilitas layanan dengan harga terjangkau juga menjadi perhatian Telkomsel sebagai wujud dukungan Telkomsel dalam transformasi digital dunia Pendidikan,” jelasnya.

Dengan hadirnya Paket Data Juara Pendidikan, sekolah-sekolah dan perguruan tinggi dapat mengakses penawaran paket data khusus untuk mendukung proses pembelajaran dengan harga terjangkau. Paket tersebut juga sudah dilengkapi dengan akses layanan virtual class dari Telkomsel CloudX.

Sejak awal penyesuaian masa pandemi Covid-19, Telkomsel berupaya untuk terus berinovasi menghadirkan ragam inisiatif produk dan layanan yang dapat mendukung adaptasi kebiasaan baru di berbagai aktivitas masyarakat, terutama dalam memberikan kenyamanan para pelajar dan pengajar menjalankan proses pembelajaran daring.

“Kami harap, layanan ini dapat memberikan kemudahan akses sehingga proses belajar mengajar menjadi efisien dan efektif,” kata Andri. (nald)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini