MetroTimes (PorongSidoarjo) – Tanggal 21 April sebagai Hari Kartini yang dikenal sebagai hari untuk memperingati dan menghormati perjuangan R.A. Kartini dalam mewujudkan kesetaraan gender, dalam rangka memperingati hari perjuangan emansipasi wanita.

Pengurus Wilayah (Pengwil) Jawa Timur Ikatan Notaris Indonesia (INI) dan Pengurus Wilayah (Pengwil) Jawa Timur Ikatan Pejabat Pembuat Akta Tanah (IPPAT) memperingati hari Kartini di bulan Ramadhan bersama warga binaan di Rumah Tahanan Perempuan Kelas II A Surabaya di Porong-Sidoarjo, Kamis (21/4/2022).

Perempuan masa kini sebaiknya meneladani kepribadian baik RA. Kartini. Secara pribadi baik hatinya, baik perilakunya, baik tujuannya, baik kegiatannya, baik pekerjaannya, tidak hanya di rumah tangga tapi juga di lingkungan sekitar.

Ketua Pengwil Jatim INI, Siti Anggraenie Hapsari S.H., MH., dalam sambutannya mengatakan, Bertepatan dengan tanggal 21 April 2022 yaitu hari Kartini, hari bangkitnya para wanita di Indonesia, dan juga bertepatan di bulan Ramadhan, maka kami dari Ikatan Notaris Indonesia dan Ikatan Pembuat Akta Tanah, hari ini bersama-sama mengadakan agenda acara untuk memperingati kedua peringatan tersebut.

“Saya khususnya dari Ikatan Notaris Indonesia ini adalah kali ketiga di bulan April memperingati Kartini. Tahun lalu kami juga memperingati disini pada tahun itu rasanya jumlah warga binaan lebih banyak yaitu 138, tapi hari ini tinggal 127 Itu menandakan kita lebih baik, kalau bisa nanti buat rumah tahanan ini kosong artinya banyak wanita-wanita Indonesia ini yang kondisinya lebih baik,” tandas Henny sapaan Ketua Pengwil Jatim INI.

“Kami berharap Rutan ini adalah tempat untuk menimba ilmu, belajar tentang kehidupan, setelah dari sini mudah-mudahan kita semuanya menjadi insan yang lebih baik, serta menjadi wanita-wanita yang lebih hebat, dan menjadi ibu rumah tangga yang disayangi sumai dan anak-anak,” ujarnya.

“Wanita jangan melupakan kodrat kita sebagai seorang wanita, dan sebagai seorang istri,” imbuhnya.

Sementara Ketua Pengwil Jatim IPPAT, Isy Karimah Syakir, SH., MH., Mkn., menyampaikan, saya mengucapkan terima kasih kepada ibu Amiek dan jajarannya yang mengijinkan kami Ikatan Notaris Indonesia Jawa Timur beserta Ikatan Pejabat Pembuat Akta Tanah Jawa Timur, yang berkunjung hari ini bertepatan dengan hari Kartini tanggal 21 April 2022 sekaligus pada bulan Ramadhan.

“Bulan Ramadhan bulan yang penuh berkah, bulan penuh maghfiroh (bulan penuh ampunan), untuk itu saya mohon kepada mbak-mbak warga binaan di bulan Ramadhan ini marilah sering-sering mohon ampunan kepada Alloh, karena bulan ini adalah bulan yang terbaik untuk mohon ampunan, tentunya kita sebagai manusia biasa, pasti banyak melakukan kesalahan,” terangnya.

“Saya melihat warga binaan banyak sekali yang sangat kreatif, suaranya merdu-merdu. Dan insyallah ini semua hikmah yang bisa kita ambil, semoga nanti keluar dari sini tentunya akan menambah kebaikan, akan menambah berguna minimal untuk dirinya sendiri, keluarga dan bahkan orang lain serta untuk bangsa dan negara Indonesia,” tuturnya.

Kepala UPT Rumah Tahanan Perempuan Kelas II A Surabaya di Porong, Amiek Dyah Ambarwati, Bc. IP., SH., menyampaikan dalam sambutannya, pada hari ini kita kedatangan kunjungan ibu-ibu INI dan IPPAT, ibu-ibu yang di sela-sela waktunya berkenan untuk hadir bersama-sama kita untuk melaksanakan kegiatan peringatan hari Kartini.

“Kami sampaikan kepada ibu ketua INI dan IPPAT bahwa Rutan Perempuan sampai hari ini isinya adalah 128 orang yang semuanya perempuan, semuanya adalah Kartini. Walaupun mereka sekarang ini sementara waktu tinggal disini, tetapi semangat Kartini tetap menyala,” haturnya.

Ia melanjutkan, Kedatangan Bapak dan Ibu di Rutan Perempuan adalah sebagai pelipur dihati kami, sebagai pemberi semangat teman-teman yang sama-sama seorang perempuan, yang sama-sama seorang Kartini, sama-sama seorang yang mempunyai anak dan suami tetapi harus berjauhan.

“Mudah-mudahan kedatangan bapak ibu di Rutan Perempuan ini memberi motivasi buat kita, bahwa walaupun dibalik penjara kita masih bisa berkarya buat bangsa, bahwa disampaikan habis gelap terbitlah terang, maka kami setelah penderita ini insyaallah kami akan bahagia, ujarnya.

“Kami berharap ibu-ibu dan bapak-bapak bukan cuma kegiatan ini saja, tapi di lain waktu ada momen-momen yang bisa berbagi dengan kami. Kami sangat senang untuk menyambut, mungkin momen-momen kegiatan olahraga, kegiatan memasak atau mungkin kegiatan ketrampilan, kami sangat berterima kasih,” harapnya.

Semoga Wanita Indonesia lebih banyak berperan dalam mengisi pembangunan. (nald)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini