- iklan atas berita -

 

MetroTimes (Surabaya) – PT. Dharma Lautan Utama (DLU) dalam menjelang Hari Raya Idul Adha dan masa liburan sekolah menyelenggarakan Khitanan Massal untuk anak usia 6 sampai 12 tahun yang diadakan di kantor pusat PT. Dharma Lautan Utama, Jalan Kanginan Surabaya, Jum’at ( 1/7/2022 ).

Direktur Utama Dharma Lautan Utama (DLU) Erwin Haricahyo Poedjono menuturkan, hari ini PT. Dharma Lautan Utama menyelenggarakan Khitanan Massal yang sudah 2 tahun lebih tidak bisa kita laksanakan, karena ada pandemi Covid-19 dan alhamdulillah kami bisa kembali mengadakan Khitanan massal untuk CSRnya.

Ia melanjutkan, khitanan massal hari ini kebetulan adalah hari liburan sekolah dan kegiatan ini juga kami adakan untuk memperingati Hari Raya Idul Adha yang nanti akan jatuh pada tanggal 9 Juli nanti. Jadi bakti sosial ini kegiatan rutin yang dilakukan PT. Dharma Lautan Utama, termasuk kunjungan-kunjungan ke panti asuhan.

ads

“Untuk khitanan massal kali ini pesertanya ada 60 anak, terdiri dari sebagian putra-putri karyawan, dari panti asuhan maupun dari masyarakat umum,” terangnya.

Erwin memaparkan, Metode khitan pakai smart klamp itu kalau saya dapat info dari pak dokter, adalah metode yang sangat canggih dan cukup nyaman untuk anak-anak, karena tidak sakit dan tidak perlu perawatan yang lama hanya cukup 5 hari setelah itu alatnya dilepas sudah kering. Dan peserta khitan kali ini kita buat grup untuk konsultasi orangtua selama 5 hari perawatan.

Sementara Penasehat PT. Dharma Lautan Utama, Bambang Haryo Soekartono menambahkan, Saya sedikit menambahkan pak Erwin. Jadi sebenarnya CSR Dharma Lautan itu tetap jalan, yang pada saat-saat pandemi Corona. Tetapi kegiatannya bukan Khitanan, kalau Khitanan ini baru setelah satu setengah sampai dua tahun yang lalu baru dilaksanakan sekarang.

“Kegiatan bakti sosial saat pandemi banyak , termasuk donor darah karena pada waktu pandemi donor darah lagi turun drastis karena tidak ada yang nyumbang. Kemudian ada kegiatan Baksos saat Gunung Semeru meletus, Darma Lautan ini tetap partisipasi untuk antisipasi, sehingga kegiatan CSR tetap jalan, dan saat demam berdarah terus dilakukan fogging dimana-mana. Jadi ini bentuk kepedulian daripada Dharma Lautan selama pandemi,” tandasnya.

“Kita melakukan CSR ini sering melebihi daripada apa yang ditargetkan. Misal puluhan ribu nasi bungkus selalu kita sampaikan kepada masyarakat pada saat Jumat Berkah dan lain-lain. Jadi banyak sekali kegiatan CSR yang dilakukan Dharma Lautan, misalnya ada bencana puting beliung di Sidoarjo dan sebagainya, termasuk di kepulauan lain. Jadi ini selalu dilakukan melebihi daripada CSR yang ada,” pungkasnya. (nald)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini
This site is protected by reCAPTCHA and the Google Privacy Policy and Terms of Service apply.

The reCAPTCHA verification period has expired. Please reload the page.
Captcha verification failed!
Skor pengguna captcha gagal. silahkan hubungi kami!