- iklan atas berita -

 

MetroTimes (Mojokerto) – Lions International Distrik 307 B2 Indonesia Wilayah 4,5,6 menanam 1000 Pohon di Gunung Lorokan, Pacet Mojokerto, Sabtu (9/12/2023).

Hutan memainkan peran penting dalam kehidupan di planet bumi. Namun, belakangan ini perusakan hutan terjadi dengan skala yang lebih besar dan juga lebih cepat.

Lions Internasional Indonesia Distrik 307 B2 Joint Activity Environment Wilayah 4,5,6 bersama Perhutani Perwakilan Pemerintah Kabupaten Mojokerto, Tokoh Agama setempat dan Padepokan Wihara Buddhayana Mojokerto, Pimpinan Bhante NayaSila Thera, mengadakan Penanaman 1000 Bibit Pohon. Yang diadakan pada hari Sabtu, 9 Desember 2023 bertempat di Hutan Lindung, Pacet, Wet Sendi 3, Gunung Lorokan, Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur – Indonesia.

ads

Global Services Team District Cordinator, Lions International District 307 B2 Indonesia, Maria K. Andriana, usai acara penanaman pohon kepada media mengatakan, marilah kita bersama-sama merenungi kondisi bumi kita yang semakin rusak. Dan gerakan penanaman pohon menjadi langkah nyata untuk menjaga lingkungan hidup kita. Mari kita berperan aktif dalam upaya pelestarian alam.

Ia melanjutkan, Mengurangi pemakaian plastik dan melakukan penghijauan memiliki dampak positif yang sangat penting bagi lingkungan dan kehidupan kita.

“Pengurangan pemakaian plastik membantu mengurangi polusi plastik di darat dan di lautan, melindungi keanekaragaman hayati, serta meminimalkan risiko kesehatan manusia yang terkait dengan zat kimia berbahaya dalam plastik,” tandasnya.

Sementara itu, penghijauan terutama melalui penanaman pohon, membawa manfaat yang besar. “Pohon berperan dalam menyimpan karbon, menghasilkan oksigen, memperbaiki kualitas udara, dan menciptakan ekosistem yang seimbang. Selain itu, penghijauan juga dapat membantu mencegah erosi tanah, mengurangi suhu udara, serta memberikan tempat tinggal bagi berbagai makhluk hidup,” tuturnya.

“Pengrusakan hutan memiliki dampak serius terhadap lingkungan. Menurut data, kerusakan hutan dapat menyebabkan hilangnya keanekaragaman hayati, perubahan iklim, dan bahkan bencana alam seperti banjir dan tanah longsor,” paparnya.

Hutan juga berperan penting dalam menyimpan karbon, dan deforestasi dapat meningkatkan emisi gas rumah kaca. Data menunjukkan bahwa pengrusakan hutan telah menyebabkan kerugian ekologis yang signifikan di seluruh dunia.

“Tindakan penanaman pohon dan mengurangi pemakaian plastik merupakan langkah penting dalam menjaga keseimbangan ekosistem dan memastikan kelangsungan hidup generasi mendatang,” tegasnya.

“Kita harus bersama-sama berusaha menyelamatkan bumi kita dengan cara sekecil apapun yang bisa kita lakukan dan harus kita lakukan, sebagai contoh bahwa sampah itu bukan masalah orang lain, sampah adalah masalah kita sendiri. Dan kita tidak bisa mengharapkan perilaku dari orang lain,” ajaknya

Mulai sekarang kita harus mengelola sampah kita sendiri dengan cara yang sederhana, limbah dapur kita olah menjadi pupuk. Kita belajar membuat eco enzyme, dengan memanfaatkan limbah dapur kita sendiri,” harapnya.

Sementara Lion Ella Project Officer, yang juga Ketua Daerah IVB, menyampaikan, Kegiatan ini adalah salah satu program dari Distrik Internasional environment. Salah satu yang sedang digalakkan oleh GSTDC kita. Environment karena banyaknya polusi udara, serta banyak juga bencana banjir bandang dan sebagainya. Jangan menebang, hanya menanam. Kita hanya menanam, jangan menebang, yang bagus seperti itu, disiplin diri.

“Sampah plastik terutama itu akan menjadi polusi terbesar. Makanya sekarang banyak bank sampah dan kita berharap bank sampah akan segera ada di pelosok-pelosok sampai ke desa-desa,” harapnya.

“Pembakaran plastik juga dapat menghasilkan furan dan dioksin. Zat- zat ini dapat memicu kanker. Udara juga jadi terasa tidak sehat, karena pembakaran plastik juga melepaskan logam berat dan bahan kimia beracun, seperti dioksin,” tegas Ella.

Begitu pula Darmanto Anam Mulyaman, koordinator kegiatan untuk membantu Global Services Team District Cordinator (GST DC), yang membawahi empat wilayah. Sekarang menjadi ada tiga wilayah, yaitu wilayah 4, wilayah 5, dan wilayah 6.

Anam sapaannya mengatakan, Jadi kegiatan kami itu bukan hanya delapan fokus, tapi tahun ini kami memfokuskan pada sektor lingkungan hidup, dimana lingkungan hidup salah satunya adalah penanaman pohon secara masif.

“Penanaman pohon yang masif akan sangat terasa dampaknya relatif lebih cepat. Memang tahun ini Distrik kami sudah memerintahkan seluruh jajarannya untuk melakukan penanam pohon yang masif untuk penyelamatan bumi,” tutupnya.

(nald)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

The reCAPTCHA verification period has expired. Please reload the page.
Captcha verification failed!
Skor pengguna captcha gagal. silahkan hubungi kami!