- iklan atas berita -

Metro Times (Purworejo) Ardani Yusuf SE, Direktur Utama PT Ardan Greenland Propertindo, dipercaya menakhodai Badan Pengurus Cabang (BPC) Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi) Purworejo masa bakti tahun 2019-2022 menggantikan ketua sebelumnya yang habis masa kepengurusannya, Gojali Muchtar. Ardani terpilih menjadi ketua secara aklamasi dalam Musyawarah Cabang (Muscab) 2 BPC Hipmi Purworejo di Ballroom Hotel Plaza Purworejo, Sabtu (6/7).

Prosesi pemilihan ketua yang diikuti oleh puluhan peserta dan peninjau itu berlangsung tertib meski diwarnai dinamika. Ahmad Afif, calon ketua pesaing Ardani, secara tak terduga mengundurkan diri sebagai calon ketua usai menyampaikan visi misinya.

Di hadapan pimpinan dan peserta Muscab, Afif menyatakan bahwa pengunduran dirinya bukan karena ada desakan atau paksaan dari pihak manapun. Sebaliknya, keputusan itu didasari atas kesadaran pribadi karena dirinya menilai Hipmi butuh sosok ketua yang dapat fokus dan memiliki kapasitas mumpuni. Meski relatif muda, Ardani diyakini lebih mampu menjadi sosok itu.

“Ketua Hipmi itu harus bisa fokus. Saya mengukur kemampuan dengan berbagai tanggung jawab saya saat ini,” kata Afif.

ads

“Saya terima kasih kepada teman-teman yang telah memberikan dukungan dalam pencalonan. Meski tidak menjadi ketua, ke depan saya siap membantu mewujudkan visi misi Mas Ardan,” imbuhnya.

Musyawarah dihadiri Bupati Purworejo yang juga Pembina BPC Hipmi Purworejo Agus Bastian SE MM, perwakilan DPD Hipmi Jateng, pengurus Hipmi Perguruan Tinggi (PT), dan sejumlah pimpinan BUMD serta instansi terkait.

Dalam sambutannya saat membuka Muscab, Bupati Agus Bastian mengapresiasi keberadaan Hipmi yang telah memberikan berbagai kontribusi bagi Kabupaten Purworejo. Salah satu yang paling nyata yakni memperluas lapangan kerja dan memotori lahirnya pengusaha-pengusaha muda baru sehingga turut menekan angka pengangguran.

“Kita memerlukan para entrepreneur agar ekonomi bisa bergerak, lapangan pekerjaan semakin terbuka, dan tentu saja dampaknya mengurangi pengangguran dan mengurangi kemiskinan,” ungkapnya.

Lebih lanjut Agus Bastian yang juga memiliki latar belakang pengusaha dan pengalaman menjadi pengurus Hipmi tingkat pusat mendorong agar kepengurusan baru Hipmi Purworejo dapat terus meningkatkan eksistensinya.

“Terus lahirkan pengusaha muda baru di Purworejo,” tegasnya.

Pesan senada untuk meningkatkan jumlah anggota juga disampaikan Ketua Hipmi lama, Gojali Muchtar. Disebutkan, anggota Hipmi terdaftar dan memiliki kartu anggota saat ini mencapai sekitar 125 orang. Sejumlah program yang berhasil direalisasikan antara lain kaderisasi hingga membentuk Hipmi PT, menggelar seminar-seminar kewirausahaan, dan berbagai kegiatan sosial melalui Hipmi Peduli.

Yang paling penting, dengan berbagai dinamika, Purworejo masih solid. Untuk periode pertama kemarin kan kita baru mengawali, periode kedua ini tentu harus jauh lebih baik,” sebutnya.

Gojali yang saat ini menjadi pengurus DPD Hipmi Jateng menambahkan, banyak tantangan yang harus dihadapi Hipmi ke depan. Di sisi lain, banyak peluang yang dapat ditangkap mengingat Purworejo menjadi kawasan strategis seiring adanya berbagai proyek berskala nasional.

Sementara itu, Ardani Yusuf saat dikonfirmasi menyatakan siap mengemban amanah yang diterimanya. Setidaknya 3 misi pokok telah disiapkan. Pertama, mewujudkan peran serta Hipmi Kabupaten Purworejo di semua lapisan masyarakat, khususnya para pengusaha dalam menjalankan usahanya menjadi pengusaha yang matang dan tangguh dan berwawasan kebangsaan. Kedua, membantu para pengusaha kecil menjadi menengah dan pengusaha lokal menjadi interlokal. Berikutnya yakni menumbuhkan dan meningkatkan peran serta pemuda menjadi pengusaha berkemampuan value, kreatif, dan inovatif.

“Tentu itu masih akan berkembang dan kami susun lagi bersama pengurus. Tapi yang menjadi prioritas pertama, untuk tahun pertama ini ada penambahan anggota menjadi 300 orang,” ungkapnya.

Selain 3 misi pokok itu juga telah disiapkan Innovating Ardan, meliputi maksimalisasi Hipmi Peduli, digitalisasi BPC Hipmi Purworejo, dan internalisasi BPC Hipmi Purworejo.

“Tentu itu masih akan berkembang dan kami susun lagi bersama pengurus. Tapi yang menjadi prioritas pertama, untuk tahun pertama ini ada penambahan anggota menjadi 300 orang,” jelasnya. (dnl)