
Metro Times (Kendal) Banjir di Kota Kendal yang terjadi sejak Minggu (27/1), pada senin pagi air mulai surut. Jalan di beberapa gang yang kemarin sempat terendam banjir kini terlihat penipis dan sudah bisa dilalui kendaraan dengan lancar, sama halnya dengan di Kelurahan Patukangan mulai lancar aktivitas warga. Senin (28/1) pagi.
“Alhamdullilah disini banjir sudah surut, demikian pula jalan utama seperti di depan Masjid Agung Kendal, timur GOR Kendal dan Jalan Habiproyo sudah tidak tergenang lagi,” kata Erwin seorang warga patukangan.
Beberapa gang yang masih tergenang air di antaranya di Kelurahan Pekauman dan Perumahan RSS Langenharjo. Melihat situasi masih seperti itu Bupati Kendal Mirna Annisa meninjau lokasi terdampak banjir.
Beberapa titik banjir yang dikunjungi meliputi Bendungan Trompo, Jalur Pantura Kendal, Desa Lanji dan Kecamatan Cepiring.
“Langkah kita mencari solusi tentang banjir yang terjadi, banjir yang terjadi ini saja tidak hanya Kendal yang kena untuk wilayah Pantura daerah lain pun juga sama. Pada dasarnya Kendal itu terkepung dengan banyaknya aliran sungai” Jelas Mirna.
Sementara untuk tahun ini merupakan banjir yang pertama dan tahun ini dinilai Mirna Annisa untuk debit air yang menggenang lebih sedikit jika dibandingkan tahun sebelumnya.
“Adapun pengungsi dan korban jiwa serta kerusakan yang diakibatkan sampai saat ini tidak ada dikarenakan belum mencapai titik darurat. Namun untuk dapur umum tersedia di setiap kelurahan,” imbuhnya.
Dikatakan pula, sampai sekarang tidak ada warga yang mengungsi, karena banjir tidak terlalu tinggi hanya sekitar lutut orang dewasa.(Ghoost)





