Beranda Breaking News Banyak Permasalahan, Warga Perum Taman Kayangan Audensi Dengan Pemdes

Banyak Permasalahan, Warga Perum Taman Kayangan Audensi Dengan Pemdes

0
1014
- iklan atas berita -

 

Metro Times Kendal – Banyak permasalahan yang terjadi di lingkungannya, warga Perum Taman Kayangan, Trisobo, Kecamatan Boja, Kabupaten Kendal melakukan audensi dengan Pemerintah Desa (Pemdes) Trisobo.

Audensi yang digelar bersamaan dengan kegiatan pertemuan rutin bulanan Paguyuban warga setempat.

ketua RW 04, Moh. Kamidi mengatakan, keinginan warga tentang adanya kepastian aturan, suasana yang aman dan nyaman. Selain itu, warga juga mengeluhkan terkait janji pembangunan fasilitas makam warga dan masjid yang sampai saat ini belum ada realisasi.

“Warga juga mengeluhkan mengenai sertifikat yang tak kunjung jadi, fasilitas air yang mahal dan polusi udara dari pabrik dekat perumahan,” ungkapnya, sabtu (7/3/2020).

ads

Dalam audensi yang digelar, dirinya mengaku bersyukur pihak pemdes yang diwakili PJ Kades bersedia hadir dalam audensi. Namun dirinya juga menyayangkan sikap dari pihak pengembang yang tidak hadir dalam audensi, sehingga untuk mengadu dan menceritakan keluh kesah secara langsung dengan pihak pengembang tak bisa dilakukan.

“Sebelumnya kami sudah ada pertemuan dengan pihak pengembang, bahkan ada ownernya. Namun sampai saat ini belum ada hasil dari pertemuan tersebut,” terangnya.

Dengan audensi yang digelar bersama pemdes, ia berharap ada titik temu demi kebaikan, baik itu warga maupun pengembang.

Sementara itu Pj. Kades Trisobo, Suwondo mengatakan, terkait keluhan dan masukan dari warga, pihaknya mendukung dan siap untuk menjembatani keluhan warga dengan PT Mikroland selaku pihak pengembang.

“Masukan dan keluhan dari paguyuban warga semua baik, dan seharusnya ada respon dari pihak Mikroland, karena ini positif,” katanya.

Terkait banyaknya persoalan yang menimpa warga perum Taman Kayangan, Suwondo mengaku untuk saat ini, pihak pemdes masih disibukkan dengan persiapan pelaksanaan pilkades bulan ini. “Kami akan segera menyampaikan kepada pihak pengembang Mikroland semua masukan warga ini. Usai pelaksanaan pilkades nanti, diharapkan baik pemerintah desa, warga perum Kayangan dan pengembang bisa ada kesepahaman. Sehingga semuanya terselesaikan dengan baik,” ujarnya.(Gus)