Screenshot
- iklan atas berita -

Metrotimes (PURWOREJO) – Souvenir tak sekadar barang, tapi harus ada ceritanya. BPOB latih UMKM desa penyangga Borobudur bikin bundling souvenir lengkap dengan kartu cerita asal-usul produk dan produsennya, Selasa (28/10/2026).

Pendampingan Usaha Pariwisata Bidang Kuliner, Kriya, Fashion, dan Eduwisata tahap kedua ini mengusung tema “Penguatan Kapasitas Usaha melalui Pengembangan Bundling Souvenir”.

Melalui konsep bundling kolaboratif, pelaku usaha didorong memadukan sejumlah produk lokal ke dalam satu paket souvenir yang memiliki tema, identitas, dan nilai jual bersama. Pengembangan paket mempertimbangkan karakter produk, sasaran konsumen, komposisi, kemasan, serta cerita yang merepresentasikan keunikan produk dan identitas lokal Menoreh.

Peserta mempelajari tahapan penyusunan paket, mulai menentukan produk utama dan pendamping, menetapkan sasaran pembeli, merancang nama dan pesan utama paket, hingga memilih kemasan yang aman dan menarik. Peserta juga diarahkan melengkapi paket dengan kartu cerita yang memuat informasi produk dan produsennya.

Kepala Divisi Pengembangan Bisnis BPOB Ifran Suharto mengatakan bundling souvenir menjadi peluang UMKM memperluas pasar lewat kerja sama.

ads

“Kolaborasi antarpelaku usaha membuka peluang bagi UMKM untuk saling melengkapi keunggulan produk dan menciptakan paket souvenir yang memiliki nilai tambah. Melalui pendekatan ini, produk lokal tidak hanya ditawarkan secara individual, tetapi juga dikembangkan menjadi bagian dari pengalaman wisata yang memiliki identitas dan daya tarik tersendiri,” ujar Ifran.

Selain produk dan kemasan, pendampingan menekankan storytelling, Cerita dapat mencakup asal-usul produk, proses produksi, profil produsen, hingga manfaat produk. Informasi perlu disampaikan autentik agar memperkuat karakter produk dan membangun kepercayaan konsumen.

Melalui pendekatan ini, pelaku usaha diharapkan mampu melihat peluang kolaborasi lintas bidang, seperti kuliner, kriya, dan fashion, untuk menciptakan paket lebih beragam. Bundling souvenir juga diharapkan memperkuat identitas produk lokal Menoreh sekaligus meningkatkan daya saing UMKM.

BPOB berkomitmen terus mendorong pengembangan kapasitas masyarakat dan pelaku usaha di desa penyangga Zona Otorita Borobudur secara berkelanjutan.(dnl)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini
This site is protected by reCAPTCHA and the Google Privacy Policy and Terms of Service apply.

Captcha verification failed!
Skor pengguna captcha gagal. silahkan hubungi kami!