- iklan atas berita -

Metro Times, (Kebumen), Warga desa Ginandong kecamatan Karanggayam ditemukan tewas gantung pada seutas tali plastik di sebuah kandang kambing yang telah lama kosong miliknya, Jumat (22/09) pagi. Korban tewas tersebut diketahui bernama Rasmun (27) warga setempat yang berprofesi sebagai peternak sapi tradisional.

Dijelaskan Kapolres Kebumen AKBP Titi Hastuti melalui Kasubbag Humas Polres Kebumen, peristiwa itu pertama kali diketahui warga sekitar pukul 05.00 wib tadi pagi.

Kasusnya telah ditangani Inafis Polres Kebumen dan Polsek Karanggayam Polres Kebumen. Dari hasil olah TKP, polisi tidak menemukan tanda tanda yang mengarah ke tindak kejahatan.

Berdasarkan informasi yang berhasil diperoleh, keterangan isteri korban Nurwahyuni (27), tadi pagi sekitar pukul 01.00 wib korban meninggalkan rumah.
Korban tidak kunjung pulang hingga pukul 04.00 wib. Isteri yang mulai gelisah akhirnya menanyakan ke tetangganya namun tidak ada yang melihat. Dalam penuturannya kepada polisi, Nurwahyuni juga sempat berkeliling ke sekitar rumah, namun kondisi yang gelap keberadaan suami saat itu belum ditemukan.

“Merasa ada yang aneh, isterinya gelisah dan menanyakan tetangganya, barangkali menginap di rumah tetangganya tersebut. Isterinya juga sempat berkeliling ke sekitar rumah namun kondisi yang gelap, saat itu korban tidak menemukan suaminya. Namun, akhirnya sekitar pukul 05.00 wib, korban ditemukan sudah dalam keadaan menggantung diri di TKP,” terang AKP Willy.

ads

Selain itu, menurut penuturan Istri, korban sering mengeluh penyakit hernia yang diderita korban sejak lama.

“Ya, informasi yang kami peroleh, korban lama mengidap penyakit hernia. Bahkan, karena kondisi ekonominya korban tidak sanggup untuk berobat. Korban memiliki satu peliharaan sapi, namun tidak dijual alasannya untuk tabungan,” tandasnya.(Daniel)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

The reCAPTCHA verification period has expired. Please reload the page.
Captcha verification failed!
Skor pengguna captcha gagal. silahkan hubungi kami!