TEMPO/Aris Andrianto
- iklan atas berita -

Yogjakarta(MT)Dugaan Fiktif Paket Loan JBIC. IP.548 sebesarRp. 50 Milyar dibantah tegas oleh Satker Peningkatan Jalan KA Lintas Selatan Jawa.

Hasil konfirmasi/klarifikasiMT dengan pihak Satker PLS bahwa untuk Pekerjaan Pembangunan Jalur Ganda KA Lintas Selatan Jawa (Kroya-Kutoarjo) hingga saat ini belum dilakukan Penandatangan Kontrak Pekerjaan karena belum ada kesepatanKontrak untuk beberapa pasal-pasal kontrak antara Satker PLS dengan Pemenang Lelang.

Ditegaskan pula pada prinsipnya Satker PLS sangat berhati-hati dalam proses negosiasi kontrak dalam rangka mengantisipasi potensi terjadinya permasalahan/hambatan pada saat pelaksanaan pekerjaan yang pada akhirnya dapat menimbulkan kerugian negara.

Sementera terkait dugaan Double Anggaran di titik KM yang telah di kerjakan Tahun anggaran 2013 yakniPaket D.12-08 Pembuatan Penahan Tanah dan Saluran Pada Daerah Longsoran Di Km 29+323 sd Km 30+200Antara Pasarnguter-Wonogiri Lintas Purwosari-Wonogiri dengan nilai Pagu sebesar Rp. 3.779.571.000,00 dan pada Tahun 2014  dikerjakan kembali dengan nama Pembuatan Tembok Penahan Tanah Dan Saluran Air KM. 26+700 s/d KM. 31+700Antara Pasarnguter Wonogiri Lintas Purwosari Wonogiri (5 KM?sp)dengan nilai Pagu sebesar Rp. 3.298.974.000,00. Pihak Satker juga menyatakan hal tersebut tidak benar.

Diklarifikasi bahwa pekerjaan Paket D.12-08 2013 dengan Paket Tahun 2014 tampak terjadi overlapping pada Km wilayah rentang pekerjaan, namun kondisi sesungguhnya adalah spot-spot lokasi pekerjaan antara Paket TA 2013 dengan Paket Tahun 2014 berbeda lokasi. Semua rencana dan pelaksanaan program/kegiatantelahmelalui proses perencanaan program dan penganggaran, serta melalui audit oleh unit/instansi berwenang

ads

BegitujugapadapaketkegiatanPenataanTrack Layout di beberapaEmplasemensepertiKlaten, Maguwo, Brambanan, Srowot, CeperdanGawok yang telah dianggarkanTahun 2013 dianggarkan kembalipadaTahun 2014 dengannamakegiatanPenyelesaianPenataan Track Layout Di EmplasemenMaguwo, Brambanan, Srowot, Klaten, Ceper, Gawok, PurwosariLintas Solo – Yogyakarta.

Khususnya di Emplasemen Klaten, Pihak SatkerPeningkatanJalanLintas Satker PeningkatanJalan KA Lintas Selatan Jawa,diduga melakukan pemecahan anggaran untuk Pembuatan Penahan Tanah dengan nilai pagu Rp. 3.365.385.000,00 dan anehnya baru di kerjakan pada Tahun 2014 setelah pekerjaan Penataan Track Layout Emplasemen Klaten.

Disampaikan bahwa untuk pekerjaan Penataan Track Layout TA 2013 di 7 stasiun,pihak Satker PLS hanya dapat melaksanakan pekerjaan Sipil (dinding penahan tanah, pengadaan balast dan penggantian Rel R54 dengan bantalan beton) sementara itu terjadi keterlambatan kedatangan pada masing-masing lokasi untuk pengadaan Wessel R54 yang dilakukan oleh Satker Kantor Pusat kemungkinan dalam hal ini Direktorat Prasarana Perkeretaapian yang di pimpin oleh Arief Heriyanyo.

Karena adanya keterlambatan Wessel hingga Akhir TA 2013,Satker PLS melakukan Addedum Kontrak(Cut Off) untuk pekerjaan pemasangan Wessel.

Pada TA 2014 dianggarkan kembali melalui revisi DIPA 2014untukKegiatanPenyelesaianPenataan Track Layout Di EmplasemenMaguwo, Brambanan, Srowot, Klaten, Ceper, Gawok (+ Delanggu) danPurwosariLintas Solo–Yogyakartayang didahului dengan proses audit BPKP untuk evaluasi sisa pekerjaan pemasangan Wessel di TA 2014 tersebut.

TerkaitTemuan BPK RI Tahun 2011padaSatuanKerjaPeningkatanJalanKeretaApiLintas Selatan Jawa untuk Pekerjaan TahunAnggaran 2010 danTahunAnggaran 2011,antara lain :

1.)    PelaksanaanPekerjaanPembuatan Box Culvert JalanKeretaApiLintas Yogyakarta-Solo Senilai Rp.115.460.960,53 TidakSesuaiKontrak

2.)    PekerjaanPengadaan danPemasanganSaluran S & H Blok Persinyalan mengunakan Fiber Optic (FO)Modifikasi dilaksanakan tidaksesuaiKontrak senilai Rp.113.878.315,00 dan MenimbulkanPemborosan SebesarRp.51.789.500.

3.)    PelaksanaanPekerjaanPemasanganBatu Kali danPemasangan Bronjong untuk Penahan Balas tidak sesuaiKontrak.

Didapatkan penjelasan bahwa atas temuan-temuan BPK RI tersebutdi atas telah ditindaklanjuti oleh Satker PLS pada Tahun 2012 dengan menyetorkan ke Kas Negara  sesuai bukti setoran yang telah dilakukan oleh Satker PLS.

Namun semua penjelasan Satker Peninggkatan Jalan KA Lintas Selatan Jawa tanpa menunjukan bukti-bukti Data dan Dokumentasi kepada Metro Times, Pihak Satker PLS berjanji akan mengirim bukti-bukti data dan dokumentasi baik pekerjaan dan bukti STTS ke Kas Negara terkait Temuan BPK TI di tahun 2011.

Presiden SBY menekan tombol peresmian Jalur Ganda kereta api Kutoarjo - Yogyakarta- Kutoharjo  Lintas Kroya - Yogyakarta, Depo KRL Depok, di Kutoarjo, Jawa Tengah, (22/1/2008) foto: abror/presidensby
Presiden SBY menekan tombol peresmian Jalur Ganda kereta api Kutoarjo – Yogyakarta- Kutoharjo
Lintas Kroya – Yogyakarta, Depo KRL Depok, di Kutoarjo, Jawa Tengah, (22/1/2008) foto: abror/presidensby

Saat ini Satker PLS di sibukkan dengan adanya Persiapan Switch Over(SO) Lintas Purwosari-Wonogiri dengan Penjelasan diatas membuktikan bahwa karna Keterlambatan Wesel yang di sebabkan Direktorat Prasarana Perkeretaapian mengakibatkan Pelaksaanan Pengoperasian atau Switch Over Program MP3I Jalur Ganda tidak dapat di lakukan Sesuai Rencana. Dmn tahun 2014 jalur ganda dapat di operasikan serentak.

Sementara itu Metro Times menemukan laporan adanya Dugaan Pembangunan Rel Ganda Kereta Api pada jalura Yogjakarta-Kutoarjo material Rel dan Wesel yang di Tenderkan berbeda Spesifikasi dalam Kontrak yang di ajukan pemenang dengan realisasi fisik yang berbeda (bersambung)Jacky

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

The reCAPTCHA verification period has expired. Please reload the page.
Captcha verification failed!
Skor pengguna captcha gagal. silahkan hubungi kami!