- iklan atas berita -

Metro Times (Magelang) Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Letjend TNI Suharyanto melakukan kunjungan kerja dalam rangka memperingati Hari Kesiapsiagaan Bencana ke Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan dan Geologi (BPPTKG) Babadan, Kecamatan Dukun, Kabupaten Magelang, Senin (25/4).

Dalam kunjungan di Pos BPPTKG Babadan, Kepala BNPB disambut oleh Kepala BPTKG Yogyakarta Hanik Humaeda, Kepala Badan Geologi Eko Budi Lelono, Kepala BMKG Dwi Korita Karnawati, Komandan Kodim 0705/Magelang Letkol Arm Rohmadi, S.Sos., M.Tr. (Han), Kapolres Magelang AKBP Sajarod Zakun, SH, SIK, serta pejabat terkait.

Dalam kesempatan tersebut Kepala BPPTKG Yogyakarta, Hanik Humaeda memaparkan tentang bahaya Gunung Merapi bagi masyarakat seandainya mengalami erupsi.

Menurutnya, perlu adanya antisipasi oleh berbagai pihak serta instansi terkait tentang kondisi Gunung Merapi saat ini, terutama bahaya bagi masyarakat yang tinggal di lereng Gunung Merapi serta aliran lahar dingin yang sewaktu-waktu bisa terjadi di bantaran sungai yang berhulu di merapi.

“Gunung Merapi saat ini memasuki status level 3, untuk itu masyarakat yang tinggal di kawasan radius 3 – 5 kilo meter dari puncak agar dikosongkan, tidak boleh ada aktivitas untuk menghindari korban jiwa,” ujarnya.

ads

Sementara itu Kepala BNPB, Letjend TNI Suharyanto mengatakan bahwa tujuan kunjungan ini adalah dalam rangka memperingati Hari Kesiapsiagaan Nasional serta untuk mengingatkan kepada masyarakat bahwa kesiap siagaan itu sangat penting karena negara kita sangat rentan dengan bencana alam.

“Harapan dari pemerintah agar masyarakat tetap waspada, sehingga kita semua bisa meminimalisir kerugian baik personil maupun materil”, tuturnya. (rif)